Pengamanan Soal UNBK Lebih Mudah

Selasa, 10 Mei 2016 Reporter: Suriaman Panjaitan Editor: Rio Sandiputra 3887

Di SMP Negeri 49, Djarot : Pengawasan UN Lebih Baik Menggunakan Berbasis Komputer

(Foto: Suriaman Panjaitan)

Sistem ujian nasional berbasis komputer (UNBK) dinilai lebih baik dibandingkan masih menggunakan kertas dan pensil. Pengawasan untuk soal ujian pun lebih mudah.

Dan hasil evaluasi dengan UNBK lebih praktis, anak-anak bisa mandiri‎. ‎Pengawasan juga lebih mudah menjaga keamanan soal

"Dan hasil evaluasi dengan UNBK lebih praktis, anak-anak bisa mandiri‎. ‎Pengawasan juga lebih mudah menjaga keamanan soal‎," ujar Djarot Saiful Hidayat, Wakil Gubenur DKI Jakarta, saat melakukan pemantauan pelaksanaan UN di SMPN 49 dan 20, Selasa (10/5).

Djarot berpesan kepada seluruh siswa untuk selalu menjunjung kejujuran saat mengisi soal-soal UN.

"Saya pesan kerjakan ujian nasional dengan teliti, hati-hati, tak tergesa-gesa. Percaya diri. Kalau sudah belajar kalau percaya maka dalam sikap ada nilai nilai kejujuran. Tidak perlu menghalalkan segala cara, percaya pasti bisa," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Pengadaan Komputer dan Genset Sangat Dibutuhkan untuk UNBK

Pengadaan Komputer di Sekolah Perlu Diperbanyak

Selasa, 10 Mei 2016 3734

Seluruh Peserta UN Di SMPN Pulau Seribu Hadir

676 Siswa Tak Ikut UN SMP Hari Pertama

Senin, 09 Mei 2016 3381

Arifin : Ujian Nasional Jangan Dijadikan Momok Menakutkan

Siswa SMP Diminta Optimis Kerjakan Soal UN

Senin, 09 Mei 2016 3795

BERITA POPULER
Kapal cepat dishub muara angke jati

Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

Senin, 10 Agustus 2026 1013

Kapal kepulauan seribu ist

Pengelolaan Transportasi Laut Pulau Seribu oleh Transjakarta Dinilai Lebih Efisien

Senin, 10 Agustus 2026 689

Kapal transjakarta ist

Ini Harapan Warga Pulau Sabira Saat Transjakarta Kelola Transportasi Laut

Senin, 10 Agustus 2026 696

Pesta rakyat hut dijakut doc

Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

Jumat, 07 Agustus 2026 1210

Chandra fajri ananda ist

Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

Minggu, 09 Agustus 2026 870

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks