Sambungan Listrik Liar di Pasar Mitra Dirazia

Senin, 11 April 2016 Reporter: Folmer Editor: Andry 6020

 20 Titik Sambungan Listrik Liar di Pasar Mitra Dirazia

(Foto: Folmer)

Puluhan titik sambungan listrik ilegal diputus petugas gabungan aparatur Kecamatan Tambora dan PLN Cabang Bandengan, Jakarta Barat yang menggelar sweeping di Pasar Mitra, Jembatan Lima, Senin (11/4).

Total ada 20 sambungan ilegal diputus

Razia sambungan listrik secara rutin digelar di wilayah Kecamatan Tambora.

"Total ada 20 sambungan ilegal diputus. Sweeping ini dilakukan secara rutin sebagai upaya pencegahan kebakaran,” ujar Joko Suparno, Wakil Camat Tambora, Senin (11/4).

Dikatakan Joko, petugas gabungan Kecamatan Tambora dan PLN cabang Bandengan menyisir seluruh lapak pedagang kaki lima di Jalan KH M Mansyur dan mengecek sambungan serta instalasi listrik.

"Petugas langsung melakukan pemutusan jika menemukan sambungan listrik liar," katanya.

Selain pemutusan, lanjut Joko, pihaknya melakukan sosialisasi kepada pedagang agar tidak lagi mengulangi pemasangan listrik liar.

"Kabel sambungan dan alat meter ilegal pun disita," tandasnya.  

BERITA TERKAIT
Belasan Lapak PKL Ditertibkan

Belasan Lapak PKL di Cililitan Ditertibkan

Rabu, 10 Februari 2016 4545

19 Lapak PKL Di Bulungan Ditertibkan

19 Lapak PKL di Bulungan Ditertibkan

Kamis, 17 Desember 2015 4096

BERITA POPULER
MRT Jam operasional jati

Pemprov DKI Ajak Warga Nikmati Mobilitas Hemat Program Tarif Rp1

Rabu, 24 Juni 2026 3956

Rano Kampanyekan Pilah Sampah Saat Karnaval Jakarta Penuh Warna

Rano Kampanyekan Pilah Sampah Saat Karnaval Jakarta Penuh Warna

Minggu, 28 Juni 2026 729

HUT 499 1 jati

Meriah! Padi Reborn Guncang Bundaran HI di Puncak Perayaan HUT ke-499 Jakarta

Sabtu, 27 Juni 2026 750

Satpol pp dki jakarta 1

190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

Jumat, 26 Juni 2026 927

Parkir jakarta 2

Malam Puncak Perayaan HUT ke-499 Jakarta Sediakan 21 Kantong Parkir

Kamis, 25 Juni 2026 1018

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks