Kembali ke Jalan, PKL Akan Diberi Sanksi

Sabtu, 14 Juni 2014 Reporter: Rio Sandiputra Editor: Erikyanri Maulana 5946

PD Pasar Jaya selaku pengelola pasar tradisional di ibu kota akan menjatuhkan sanksi bagi para pedag

(Foto: doc)

PD Pasar Jaya selaku pengelola pasar tradisional di ibu kota akan menjatuhkan sanksi bagi para pedagang kaki lima (PKL) yang terbukti mengosongkan lapak dan kembali berjualan di jalan.

Justru mereka rugi kalau meninggalkan lapak tanpa sebab

"Prosesnya bertahap, kami akan berikan tiga kali peringatan hingga pemutusan kontrak. Pemberian lapak ini sebenarnya adalah fasilitas yang ditawarkan sebagai tempat berjualan baru pasca penertiban pedagang dari jalanan. Justru mereka rugi kalau meninggalkan lapak tanpa sebab," ujar Agus Lamun, Humas PD Pasar Jaya, Sabtu (14/6).

Dikatakan Agus, kalau sampai pedagang yang meninggalkan lapak terjaring penertiban, pihaknya tidak akan memberikan kesempatan kedua. "Karena sewa lapak bayar harganya tetap terjangkau dan ringan. Jadi seharusnya kesempatan ini yang harus dimanfaatkan pedagang," kata Agus.

Pernyataan Agus ini menanggapi aksi yang dilakukan para PKL Pasar Minggu yang memutuskan akan hengkang dari lantai satu dan dua Blok B dan Blok C Pasar Minggu. Mereka beralasan, minimnya omzet yang diperoleh selama berjualan membuat para PKL akan kembali berjualan di jalan.

"Saya mau direlokasi karena dijanjikan pihak pasar akan mendorong konsumen untuk ke sini. Tapi selama 6 bulan omzet hariannya jeblok," kata Dina (30) salah satu pedagang perkakas, Sabtu (14/6).

Dikatakan Dina, omzetnya menurun drastis dibandingkan saat dirinya berdagang di pinggir jalan. Saat berjualan di jalan, dalam sehari ia bisa memperoleh penghasilan Rp 250 ribu. "Sekarang bisa sampai Rp 200 ribu saja dah bersyukur," katanya.

Dina bersama PKL lain telah mendiami Blok B dan C sejak November 2013 lalu. Dan pada waktu itu para PKL memang diberikan toleransi untuk tidak membayar sewa lapak selama 6 bulan. "Mungkin kalau tidak bayar sewa lapak kita masih bisa makan. Tapi mulai Juni kan sudah harus bayar, ya saya lebih baik keluar dari sini," kata ibu dua anak yang mengaku sedang mencari lapak di luar PD Pasar Jaya Pasar Minggu.

Walikota Jakarta Selatan, Syamsuddin Noor menegaskan, pihaknya terus melakukan operasi penertiban di sekitar Pasar Minggu. "Minimal dua kali dalam seminggu kita lakukan penertiban. Ini untuk mencegah PKL kembali membuka lapak di pinggir jalan yang mengganggu fasilitas umum," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Pedagang Duren Segera Direlokasi Ke Blok C Pasar Minggu

Pedagang Durian di Pasar Minggu Akan Direlokasi

Rabu, 11 Juni 2014 6479

UP Taman Monas Kewalahan Atasi PKL

PKL Monas Segera Ditertibkan

Jumat, 13 Juni 2014 3960

pkl taman monas jakarta pusat

Panitia PRJ Monas Kewalahan Atasi PKL Liar

Rabu, 11 Juni 2014 5679

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7033

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4641

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2152

Road to lerata run anita

Road to Larata Run 2026 Padukan Olahraga dan Transportasi Publik

Sabtu, 31 Oktober 2026 1312

Pengprov akuatik dki jakarta rezap

Pramono Bidik Juara Umum PON 2028, Akuatik Jadi Andalan

Kamis, 29 Oktober 2026 1745

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks