Kondisi 11 Pintu Air di Jakarta Normal

Senin, 21 Maret 2016 Reporter: Jhon Syah Putra Kaban Editor: Budhi Firmansyah Surapati 3648

Pintu Air di Jakarta Siaga 4

(Foto: doc)

Ketinggian air di 11 pintu air di Jakarta masih berada pada kategori siaga 4 atau normal. Meski begitu, warga diminta tetap waspada mengingat saat ini wilayah Jakarta dan sekitarnya sudah mulai diguyur hujan.

Dari data yang dihimpun seluruh pintu air masih berada dalam kondisi normal atau siaga 4

Kepala Bidang Informasi dan pengendalian BPBD DKI Jakarta, Bambang Surya Putra mengatakan, kondisi saat ini masih berada di siaga 4.

"Dari data yang dihimpun seluruh pintu air masih berada dalam kondisi normal atau siaga 4," ujarnya, Senin (21/3).

Adapun data tinggi muka air yang dihimpun hingga pukul 18.00, ketinggian Bendung Katulampa 30 sentimeter (cm), Depok 115 cm, Manggarai 640 cm, Karet 400 cm, dan Krukut Hulu 70 cm.

Sedangkan Pintu Air Pesanggrahan 75 cm, Angke Hulu 50 cm,‎ Cipinang Hulu 90 cm,‎ Sunter Hulu 50 cm, ‎PuloGadung 380 cm,‎ Waduk Pluit -205 cm ‎dan Pasar Ikan 148 cm.

BERITA TERKAIT
Pintu Air Pasar Ikan Siaga 3

Pintu Air Pasar Ikan Siaga 3

Minggu, 20 Maret 2016 3079

Bendung Katulampa Siaga 3

Bendung Katulampa Siaga 3

Kamis, 17 Maret 2016 2952

Hujan Deras, Tiga Pintu Air Siaga 3

Hujan Deras, Tiga Pintu Air Siaga 3

Selasa, 15 Maret 2016 3458

BERITA POPULER
Pramono Sebut RW Kumuh di Jakarta Menurun Drastis, Jadi 211 RW

Pramono Sebut RW Kumuh di Jakarta Menurun Drastis

Rabu, 06 Mei 2026 1181

Gubernur pramono kartini rezap

Pramono Sebut Perempuan Jadi Ujung Tombak Kemajuan Jakarta

Kamis, 07 Mei 2026 543

Program magang disnakertrans gery ist3

1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan

Senin, 04 Mei 2026 1012

Gubernur pramono danatara psel rezap

Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL

Senin, 04 Mei 2026 928

Dinkes mayday monas desi

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

Jumat, 01 Mei 2026 1294

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks