Pasar Cipulir Masih Tergenang

Sabtu, 12 Maret 2016 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Rio Sandiputra 5395

Pasar Cipulir Masih Tergenang

(Foto: Aldi Geri Lumban Tobing)

Air setinggi 30 sentimeter menggenangi PD Pasar Jaya Pasar Cipulir, Kelurahan Cipulir, Kebayoran Lama, Sabtu (12/3). Aktifitas jual beli di pasar tersebut pun terhambat.

Puncaknya jam 11.00. Sampai sekarang segini-segini. Malah kayaknya pelan-pelan naik lagi nih

Pantauan Beritajakarta.com, sampai pukul 16.30 air tidak kunjung surut. Sebagian besar penghuni toko terlihat melindungi stok barang dagangan mereka, untuk kemudian diamankan ke tempat yang lebih tinggi. Sementara sampel barang dagangan dipasang di area parkir. Sebagian lagi memilih tidak berjualan dengan menutup toko mereka.

Ramli (38), pemilik toko di lantai dasar Pasar Cipulir mengatakan air mulai menunjukan tanda-tanda akan naik sejak pukul 08.00.

"Air Kali Pesanggrahan masuk lewat saluran air, terus yang dari jalan juga masuk ke sini. Puncaknya jam 11.00. Kalau sekarang segini-segini. Malah kayaknya pelan-pelan naik lagi nih. Toko saya di dalam, barang kita diamanin di tangga dan lantai satu semua ke atas," kata pria yang sudah 20 tahun berdagang di pasar tersebut.

Dikatakan Ramli, pasar yang sekarang sedang dalam tahap renovasi ini pernah tergenang hingga satu meter, namun semenjak dipasangi sheetpile di belakang pasar, sejak itu ketinggian air ini diperkirakan hanya 30-50 sentimeter.

"Kalau dulu ada setengah sampai semeter. Ini pasar sedang renovasi, belum kelar. Seharusnya kalinya dikeruk, didalamin lagi. Kalau begini aktivitas jualan jelas terganggu. Ini yang saya pindahin ke depan cuma contoh-contohnya (barang dagangan) aja," ungkap Ramli.

Ade (40), pedagang yang sudah 15 tahun berjualan di Pasar Cipulir ini mengatakan, dia mendapat informasi dari petugas keamanan dan pengelola pasar bahwa terjadi peningkatan status di Pos Kali Pesanggrahan. 

"Toko terpaksa tutup, barang-barang sudah diamanin. Saya diinfoin sama satpam dan orang-orang PD Pasar Jaya.

Pokoknya pedagang di sini kalau sudah musim hujan sudah tahu, dan mulai diangkutin. Saya mending tutup aja. Kalau kayak gini kan orang males mau belanja," tandas Ade.

BERITA TERKAIT
Banjir Kembali Genangi Cawang

Banjir di Gang Arus Cawang Surut

Sabtu, 12 Maret 2016 11677

Banjir Jakarta Tak Lebih Sehari

Banjir Jakarta Tak Lebih Sehari

Sabtu, 12 Maret 2016 8180

 Dua RW di Pondok Pinang Terendam Banjir

2 RW di Pondok Pinang Terendam Banjir

Sabtu, 12 Maret 2016 7097

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 3132

Pendataan pengadaan tanah MRT kwitang fakhri

Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

Sabtu, 19 September 2026 1746

Pemadaman lampu hemat energi dok

Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

Sabtu, 19 September 2026 667

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1341

Dwi Rio Sambodo ketua pansus agraria ist

Pansus Reforma Agraria Matangkan Penyerahan Sertifikat Tanah Warga

Sabtu, 19 September 2026 561

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks