PKS BUMD dengan Pihak Ketiga Harus Dievaluasi

Kamis, 10 Maret 2016 Reporter: Suriaman Panjaitan Editor: Nani Suherni 3710

PKS BUMD Dengan Pihak Ketiga Harus Dievaluasi

(Foto: Reza Hapiz)

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat menginstruksikan kepada Asisten Perekonomian DKI Jakarta untuk mengevaluasi seluruh Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang dilakukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dengan pihak ketiga.

Saya tidak ingin di dalam PKS itu kemudian menguntungkan pihak ketiga atau ada KKN disitu

Dikatakan Djarot, PKS yang ada saat ini dinilai menguntungkan pihak ketiga. Ia menilai, evaluasi perlu dilakukan untuk menghilangkan adanya korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN).

"‎PKS evaluasi. Semuanya. Saya tidak ingin di dalam PKS itu kemudian menguntungkan pihak ketiga atau ada KKN disitu," kata Djarot di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (10/3).

Djarot mengatakan, dari data yang dimiliki, ada dugaan PKS antara BUMD dengan pihak ketiga justru merugikan Pemprov DKI.‎

"‎Saya punya data untuk beberapa project. Saya punya data. PKS semuanya dievaluasi," tandasnya.

‎I

BERITA TERKAIT
Djarot : Pemberian PMP Untuk BUMD Akan Dikaji

PMP untuk BUMD akan Dikaji Ulang

Kamis, 10 Maret 2016 2923

BUMD DKI Harus Lakukan Pendataan Aset

Aset BUMD DKI Harus Segera Diinventarisir

Kamis, 10 Maret 2016 4049

Djarot Berharap BUMD Lebih Profesional

Djarot Berharap BUMD Lebih Profesional

Kamis, 10 Maret 2016 3646

BERITA POPULER
Program magang disnakertrans gery ist3

1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan

Senin, 04 Mei 2026 886

Gubernur pramono danatara psel rezap

Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL

Senin, 04 Mei 2026 806

Dinkes mayday monas desi

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

Jumat, 01 Mei 2026 1182

RZA 0510

Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga

Senin, 04 Mei 2026 602

IMG 20260430 WA0117

Transjakarta-Kemnaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Sektor Transportasi Publik

Kamis, 30 April 2026 1118

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks