Ramadhan, PMKS di Jakpus Diperkirakan Meningkat

Sabtu, 31 Mei 2014 Reporter: Andry Editor: Lopi Kasim 4439

Cegah PMKS, 400 Personil Satpol PP Jakbar Akan Dikerahkan

(Foto: Hendi Kusuma)

Jelang bulan suci Ramadhan, Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di ibu kota, khususnya di Jakarta Pusat diperkirakan akan mengalami peningkatan. Untuk mengantisipasi hal itu, Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat akan melakukan penertiban dengan menempatkan petugas di sejumlah titik rawan PMKS.  

Padahal dalam sebulan, kita biasanya hanya jaring paling banyak 30-40 PMKS. Makanya tahun ini kita prediksi angkanya akan meningkat


Kepala Sudin Sosial Jakarta Pusat, Marjito mengatakan, lonjakan PMKS ke ibu kota menjelang bulan suci Ramadhan telah diprediksi pihaknya dari jauh-jauh hari. Khususnya PMKS yang berasal dari luar kota atau kota penyangga seperti Depok, Bogor, Tangerang dan Bekasi."Di bulan puasa, ada banyak juga pemulung yang banting setir jadi pengemis," katanya kepada beritajakarta.com, Sabtu (31/05).

Dikatakan Marjito, begitu masuk Jakarta, para PMKS tersebut akan menempati di tempat-tempat yang tidak diperbolehkan seperti di halte-halte bus atau di dalam gerobak, sehingga dikenal dengan sebutan 'Manusia Gerobak'."Manusia manusia gerobak umumnya menjamur di bulan puasa," ucapnya.

Menurut Marjito, PMKS memang sengaja memanfaatkan bulan Ramadhan sebagai momentum untuk mendapat belas kasihan dari masyarakat yang tengah memperbanyak sedekah."Hampir semua jalan di Jakarta Pusat bakal dipenuhi pengemis. Mereka biasanya juga mendatangi acara buka puasa dengan membawa empat anak," jelasnya.

Setiap ramadhan, lanjut Marjito, jumlah PMKS di wilayah Jakarta Pusat terus mengalami peningkatan. Pada Ramadhan tahun lalu, pihaknya menjaring sebanyak 182 orang."Padahal dalam sebulan, kita biasanya hanya jaring paling banyak 30-40 PMKS. Makanya tahun ini kita prediksi angkanya akan meningkat," ujarnya.

Di Jakarta Pusat, sambung Marjito, sedikitnya tercatat ada 10 titik rawan PMKS, Diantaranya di Atrium Senen, perempatan Coca Cola Cempaka Putih, Kemayoran, Karet Bivak, Harmoni dan Bundaran Hotel Indonesia. "Karena kekurangan personel kita fokuskan menjaga PMKS di tiga titik yakni di Karet Bivak, Bundaran HI dan Harmoni," terangnya.

Pada tiga titik rawan itu, tambah Marjito, setiap harinya dijaga tujuh personel Pelayanan Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S). Memasuki Ramadhan nanti, petugas P3S tersebut akan terus melakukan patroli. "Kita juga akan tempatkan mobil patroli di lokasi PMKS agar mereka takut. Karena di bulan Puasa, jumlah manusia gerobak dan gepeng di jalan protokol akan luar biasa," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Nenek Penghuni Panti Werda Tertangkap Mengemis

145 PMKS Terjaring Razia di Ibu Kota

Selasa, 27 Mei 2014 3812

 Jumlah tersebut mengalami peningkatan 3 kali lipat dari tahun 2013 pada bulan yang sama dimana hany

Satu Bulan, 149 PMKS Terjaring di Jakpus

Minggu, 01 Juni 2014 3202

Para PMKS yang terjaring juga diberikan pembinaan dan keterampilan agar memiliki kehidupan yang lebi

50 Pemulung Dilatih Jadi Pengusaha

Rabu, 28 Mei 2014 17789

elebihan Kapasitas, Penghuni PSBL II Kerap Ngamuk

Panti Sosial di Jakbar Kelebihan Kapasitas

Selasa, 27 Mei 2014 5801

Cegah PMKS, 400 Personil Satpol PP Jakbar Akan Dikerahkan

Jelang Ramadhan, 400 Satpol Akan Halau PMKS

Senin, 26 Mei 2014 3777

BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 9234

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3202

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3625

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1920

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1485

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks