Pilpres, Jumlah DPT DKI Bertambah 200 Ribu

Sabtu, 31 Mei 2014 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Lopi Kasim 8666

Logo KPU

(Foto: doc)

Pasca pemilu legislatif (Pileg) beberapa waktu lalu, jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk pemilihan umum presiden dan wakil presiden di DKI Jakarta akan bertambah. Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta pun memperbaiki jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) agar semua warga ibu kota yang mempunyai hak suara bisa terakomodir. Angka DPT sendiri bertambah 200 ribu orang dari pelaksanaan pemilihan umum legislatif (pileg) pada 9 April lalu.

Setelah dilakukan pemutakhiran data ada penambahan dan perbaikan data. Jumlah DPT di Jakarta bertambah sekitar 200 ribu pemilih

Ketua KPU DKI Jakarta, Sumarno, mengatakan, pihaknya bersama dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta telah melakukan pemutakhiran data pemilih terhadap DPT yang digunakan saat Pileg. Karena DPT pada Pileg otomatis akan menjadi daftar pemilih sementara (DPS) Pilpres. "Setelah dilakukan pemutakhiran data ada penambahan dan perbaikan data. Jumlah DPT di Jakarta bertambah sekitar 200 ribu pemilih," kata Sumarno, saat dihubungi Sabtu (31/5).

Dikatakan Sumarno, semula DPT DKI saat Pileg pada 9 April lalu jumlahnya sebanyak 7.001.520 pemilih, dengan jumlah TPS 17.045. Verifikasi data berupa melakukan pengecekan kembali warga Jakarta yang baru berusia 17 tahun dalam kurun waktu 9 April hingga 9 Juli mendatang. "DPT Pileg kan 7 juta, jadi kalau tambah 200 ribu jadi sekitar 7,2 juta pemilih," ujarnya.

Selain itu, lanjut Sumarno, dimungkinkan juga dalam kurun waktu tersebut ada sejumlah nama yang sudah tidak ada di tempatnya, atau berubah status jadi TNI Polri. Kemudian dimungkinkan ada penambahan pensiunan TNI/Polri, atau yang baru pindah ke satu daerah sehingga belum terdaftar dalam DPT Pileg. "Proses pemutahiran itu dilakukan oleh PPS di tingkat desa dan kelurahan," katanya.

Sementara untuk daftar pemilih di luar negeri, KPU sedang mengusahakan agar WNI di luar negeri tidak hanya mencantumkan paspor untuk data DPT, tapi juga NIK. "Jadi nanti dengan NIK itu apakah yang bersangkutan sudah terdaftar di Jakarta atau belum. Karena jumlah WNI asal Jakarta terus berubah-ubah," ucapnya.

Sebelum menjadi DPT, KPU menetapkan Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP). Dalam penetapan DPT untuk Pilpres, KPU turut mengundang stakeholder terkait, seperti Bawaslu DKI Jakarta dan juga masing-masing tim sukses bakal capres dan cawapres di DKI.

Seperti diketahui pada hari ini, Sabtu (31/5) dijadwalkan penetapan bakal capres dan cawapres yang telah mendaftarkan diri oleh oleh KPU. Kemudian pada, Minggu (1/6) esok hari, dua pasangan bakal calon akan melakukan pengundian nomor urut. Setidaknya sebanyak dua pasangan bakal calon capres dan cawapres telah melakukan tes kesehatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatotsubroto beberapa waktu lalu. Dua pasangan tersebut yakni Joko Widodo-Jusuf Kalla dan Prabowo-Hatta Rajasa.

BERITA TERKAIT
jokowi_wawancara_balkot_wahyu_stok.jpg

Soal Dana Hibah dan Bansos, Jokowi Ikut Imbauan KPK

Selasa, 13 Mei 2014 5656

kotak suara dibuka secara paksa

Molor, Rekapitulasi Suara Pindah ke Kantor KPU DKI

Jumat, 25 April 2014 5589

Pilpres 2014, Tiga Obyek Vital di Jakut dijaga Ketat

Jelang Pilpres, Petugas Jaga Ketat 3 Objek Vital di Jakut

Selasa, 27 Mei 2014 4661

logo hut jakarta 487

DKI Hindari Perayaan HUT Bermuatan Politis

Sabtu, 24 Mei 2014 8317

seragam korpri ahok beritajakarta

DKI Tagih Fasos Fasum Bakrieland Usai Pilpres

Minggu, 25 Mei 2014 5077

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 3741

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 738

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 648

Kominfo Jakut Gandeng Jakut Hub Perkuat Literasi Digital Generasi Muda

Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

Selasa, 27 Januari 2026 1520

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1134

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks