Perbaikan Taman di Jakut Masih Terkendala

Jumat, 30 Mei 2014 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Erikyanri Maulana 5122

Sengketa Lahan BMW

(Foto: doc)

Rencana perbaikan dua taman di Jakarta Utara yakni Taman Karapan Sapi Volker di Tanjung Priok dan Taman Rawa Badak di Koja hingga kini belum bisa terealisasi. Penyebabnya, kedua lahan taman itu hingga kini masih belum jelas kepemilikannya sehingga dikhawatirkan bermasalah di kemudian hari.

Karena status lahannya masih bermasalah, jadi kami coret dari anggaran tahun ini. Kami akan telusuri dulu keabsahan pemiliknya, baru tahun depan kami usulkan untuk diperbaiki

Pantauan beritajakarta.com, kedua taman tersebut kini kondisinya sangat memprihatinkan. Taman Karapan Sapi yang diresmikan Walikota Jakarta Utara, Suprawito tahun 1997 lalu kini kondisinya kurang terawat dimana banyak ditumbuhi tanaman liar. Tak hanya itu, di taman ini juga dapat dengan mudah dijumpai lokasi penimbunan barang bekas.

Kondisi tak jauh berbeda juga terlihat di Taman Rawa Badak, Koja. Selain dipenuhi ilalang sejumlah titik di taman ini juga kerap tergenang saat hujan. Sejumlah fasilitas seperti permainan anak-anak terlihat rusak.

Anis (48), warga RT 08/13 Tanjungpriok mengatakan, sudah sejak lama kondisi Taman Karapan Sapi tidak terawat dan dijadikan lokasi tempat penyimpanan barang bekas. "Saya menyimpan kayu bekas di taman ini. Karena yang lain juga begitu. Memang tamannya tidak terawat, bahkan pagar-pagarnya juga sudah banyak yang hilang," ujar Anis, Jumat (30/5).

Menanggapi hal ini, Kepala Sudin Pertamanan Jakarta Utara, Muhammad Fajar Sauri mengakui jika kondisi kedua taman tersebut sangat memprihatinkan. Karena status lahan tersebut belum jelas, pihaknya pun urung melakukan perbaikan kedua taman itu pada tahun ini.

Kedua taman tersebut, kata Fajar, sebetulnya termasuk dalam 40 taman dan jalur hijau yang akan diperbaiki tahun ini. "Karena status lahannya masih bermasalah, jadi kami coret dari anggaran tahun ini. Kami akan telusuri dulu keabsahan pemiliknya, baru tahun depan kami usulkan untuk diperbaiki," katanya.

Ditambahkan Fajar, dari informasi yang didapatnya, Taman Karapan Sapi berdiri di atas lahan milik PT KAI. Sedangkan Taman Rawa Badak sebagian lahannya merupakan milik Kementerian PU. "Nanti kami akan coba komunikasikan dahulu kepastiannya baru diperbaiki," tandasnya.

Dikatakan Fajar, secara keseluruhan, pihaknya memiliki anggaran sebesar Rp 43 miliar untuk tahun ini. Anggaran tersebut dialokasikan untuk proyek fisik taman sebesar Rp 36 miliar dan Rp 7 miliar lainnya dialokasikan untuk belanja kelengkapan alat tulis kantor (ATK), sosialisasi dan perencanaan.

BERITA TERKAIT
taman anak anak

DKI Terus Tambah Taman di Pemukiman Padat

Selasa, 27 Mei 2014 8721

taman anak anak

Jokowi Minta Taman di Jakarta Multi Manfaat

Senin, 26 Mei 2014 8193

Taman Kolong Tol

Kolong Jembatan Slipi Akan Disulap Jadi Taman

Jumat, 30 Mei 2014 7136

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7036

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4657

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2172

Jrf2026 rezap

Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

Selasa, 27 Oktober 2026 2203

Pengprov akuatik dki jakarta rezap

Pramono Bidik Juara Umum PON 2028, Akuatik Jadi Andalan

Kamis, 29 Oktober 2026 1747

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks