RPTRA Pegadungan Jadi Korban Vandalisme

Jumat, 29 Januari 2016 Reporter: Folmer Editor: Budhi Firmansyah Surapati 8383

RPTRA Pegadungan Jadi Korban Vandalisme

(Foto: Istimewa)

Kecamatan Kalideres meminta warga serta pengurus RW 11 dan RW 12 , Pegadungan, meningkatkan pengawasan terhadap Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA) di Kelurahan Pegadungan yang tengah dibangun. Pasalnya, RPTRA yang belum rampung dibangun itu, sejumlah bagiannya sudah menjadi korban vandalisme.

RT/RW dan tokoh masyarakat sepakat bersama mengawasi gerak gerik anak-anak remaja yang suka nongkrong di areal RPTRA

Camat Kalideres, Uus Kuswanto mengatakan, saat ini pihaknya sudah meinginstrusikan Lurah Pegadungan untuk membersihkan coretan yang diduga dilakukan oleh sejumlah remaja. Selain itu, dirinya sudah meminta Ketua RW dan warga di sekitar lokasi RPTRA untuk meningkatkan pengawasan.

"RT/RW dan tokoh masyarakat sepakat bersama mengawasi gerak gerik anak-anak remaja yang suka nongkrong di areal RPTRA. Untuk coretannya sudah saya instruksikan lurah untuk menghapus,"tegasnya, Jumat (29/1).

Dikatakan Uus, ke depannya, perawatan RPTRA akan diserahkan kepada warga. Oleh karenanya, sejak dini warga mulai diberikan tanggung jawab untuk mejaga RPTRA.

BERITA TERKAIT
 Spanduk Setop Vandalisme Dipasang di Taman RBU

Spanduk Setop Vandalisme Dipasang di Taman RBU

Senin, 28 September 2015 15545

BERITA POPULER
Program magang disnakertrans gery ist3

1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan

Senin, 04 Mei 2026 886

Gubernur pramono danatara psel rezap

Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL

Senin, 04 Mei 2026 809

Dinkes mayday monas desi

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

Jumat, 01 Mei 2026 1186

RZA 0510

Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga

Senin, 04 Mei 2026 602

IMG 20260430 WA0117

Transjakarta-Kemnaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Sektor Transportasi Publik

Kamis, 30 April 2026 1126

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks