Ahok Bantah Politisir Proyek Monorel

Sabtu, 24 Mei 2014 Reporter: Ari Cleofatra Fernandea Editor: Dunih 3975

monorel istimewa

(Foto: doc)

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama membantah tudingan yang menyebutkan dirinya mempolitisir proyek kereta cepat massal atau monorel. Menurutnya, mangkraknya proyek moda transportasi tersebut bukan dikarenakan unsur politik, melainkan keraguan dirinya pada kesanggupan pihak pengelola untuk membangun proyek itu dari segi bisnis.

Ini perusahaan mau bikin monorel apa mau minta untung dari properti ini?

Menurutnya, akar permasalahan monorel terletak pada bussiness plan pembangunan tersebut yang tidak jelas perhitungan penumpangnya hingga dapat menyebabkan bisnis monorel rugi. Ia juga menilai pengelola hanya ingin mengambil keuntungan dari bangunan properti yang akan dibangun di atasnya.

"Siapa yang politisasikan proyek? Nah terus kan monorel cuma keliling-keliling aja ni, penumpang nggak cukup. Ini perusahaan mau bikin monorel apa mau minta untung dari properti ini?" ucap Basuki, yang ditemui di Jl Sukabumi, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (24/5).

Ia juga meragukan kesanggupan pihak pengelola untuk membangun poyek monorel. Pasalnya, pengelola tidak mau menerima tawaran berupa garansi bank yang menyebutkan, pengelola harus bersedia membayar dana sebesar lima persen sebagai jaminan apabila pembangunan mangkrak.

"Kan dia ngajukan untuk monorel jalan 80 persen pemasukan dari properti untuk mereka. Sebab, keuntungan dari monorel hanya 20 persen. Properti lahan seluas 200 m2 kan rencananya dibangun ke atas. Ini bisnis, harus ada garansinya dong ke Pemprov kalau mangkrak," ucap pria yang kerap disapa Ahok itu.

Ahok justru menduga pengelola ingin meraup keuntungan dari Pemprov DKI yang mendorong pihaknya untuk memberikan izin, namun dari pihak pengelola tidak ada kejelasan bussiness plan. Pasalnya, Ahok menduga pihak pengelola ingin membayar semua dana operasional dari hasil sewa lahan properti. Untuk itulah ia meragukan pihak pengelola tidak mempunyai dana yang cukup untuk membangun moda transportasi dambaan warga ibu kota tersebut.

"Kalau umumnya orang dapat sebesar lima persen garansi, mereka nawar 0,5-1 persen. Berarti secara logika saya meragukan Anda punya uang. Saya cuma takut pembangunan mangkrak," tegasnya.

BERITA TERKAIT
tiang monorel mangkrak

Jokowi Tidak Persoalkan Monorel Mangkrak Lagi

Jumat, 23 Mei 2014 4455

ahok_seminar_pkk10.jpg

Basuki Sesalkan Iklan PT JM

Kamis, 15 Mei 2014 3777

monorel_ilustrasi_kamis.jpg

Pembangunan Monorel Juga Terkendala Lahan

Sabtu, 19 April 2014 4439

monorel_ilustrasi_kamis.jpg

Business Plan Monorel Diserahkan Bulan Depan

Selasa, 22 April 2014 5179

monorel_ilustrasi_kamis.jpg

Perjanjian Kerjasama Monorel Terkendala Masalah Properti

Kamis, 03 April 2014 4047

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2509

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1203

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 966

IMG 20260917 WA0098

111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis

Kamis, 17 September 2026 512

Gub pramono ppid

Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York

Jumat, 18 September 2026 409

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks