Setelah 20 Tahun, Saluran Ujung Menteng Baru Dikeruk

Rabu, 21 Mei 2014 Reporter: Nurito Editor: Widodo Bogiarto 3830

Dengan alat itu diharapkan dapat menjadi solusi dalam pengerukan sampah di kali-kali yang sudah berk

(Foto: doc)

Penderitaan warga RW 01, Kelurahan Ujung Menteng, Cakung, Jakarta Timur, yang wilayahnya rutin kebanjiran setiap tahunnya, sepertinya bakal sirna. Pasalnya, Kali Inpeksi atau Saluran Irigasi Bekasi Tengah yang selalu meluap menggenangi pemukiman warga jika hujan datang akibat tersumbat lumpur dan sampah, saat ini sedang dikeruk petugas Suku Dinas Pekerjaan Umum Tata Air Jakarta Timur. Pengerukan saluran ini merupakan pertama kali dalam 20 tahun terakhir.  

Lumpurnya terlalu dalam, dari kedalaman 2,5 meter, tinggal 90 sentimeter permukaan airnya. Sehingga perlu dikeruk sekitar 2 meter, agar kembali seperti sebelumnya

Saluran Irigasi Bekasi Tengah yang memiliki lebar enam meter ini sudah mulai dikeruk sejak dua minggu lalu.  Volume pengerjaannya sepanjang 1.200 meter, dengan kedalaman sekitar 2,5 meter. Banyaknya sampah dan lumpur, membuat saluran irigasi ini terjadi sedimentasi dan kerap menimbulkan banjir di wilayah Ujung Menteng hingga Cakung Timur.

Kasie Pemeliharaan Saluran Air Sudin PU Tata Air Jakarta Timur,  Ahmad Yazied Bustomi menjelaskan,  pengerukan saluran irigasi dilakukan karena banyaknya keluhan warga yang rutin kebanjiran setiap musim hujan. Menurutnya, saluran irigasi ini sudah lebih dari 20 tahun belum pernah dikeruk, sehingga lumpurnya terlalu tebal hingga banyak terjadi sedimentasi.

"Lumpurnya terlalu dalam, dari kedalaman 2,5 meter, tinggal 90 sentimeter permukaan airnya. Sehingga perlu dikeruk sekitar 2 meter, agar kembali seperti sebelumnya. Kita targetkan akhir bulan Mei pengerukannya rampung," ujar Ahmad Yazied, Rabu (21/5).

Yazied menjelaskan, agar tidak mengganggu aktivitas warga dan arus lalu lintas di Jl Inspeksi  Bekasi Tengah, pengerukan dimulai dari pukul 21.00 hingga 04.30. Pengerukan menggunakan dua alat berat jenis becho. Rencananya, jika pengerukan rampung, akan dilanjutkan dengan pembuatan turap sepanjang 1.200 meter dan tinggi 2 meter.

Santoso (50), warga RT 01/06 Ujung Menteng, mengatakan, lebih dari 20 tahun wilayahnya tergenang banjir. Setiap hujan deras, saluran irigasi itu airnya meluap lantaran sudah terjadi pendangkalan. Biasanya tinggi genangan di pemukiman warga sekitar 40-60 sentimeter. "Ya memang daerah sini menjadi langganan banjir karena saluran irigasi ini sering meluap kalau hujan deras. Sudah lebih dari 20 tahun saluran ini tak pernah dikeruk dan baru kali ini dilakukan," ujar Santoso.

BERITA TERKAIT
kali apuran jakarta

Warga Keluhkan Bangunan Liar di Kali Apuran

Selasa, 20 Mei 2014 8434

Saluran Terganggu, Jl Kalibaru Barat Tergenang Hampir 4 bulan

Genangan di Jl Raya Kalibaru Barat Tak Kunjung Surut

Minggu, 18 Mei 2014 5119

Normalisasi Kali Sunter, 200 Makam di TPU Kampung Bayur Dibongkar

Normalisasi Kali Sunter, 200 Makam Direlokasi

Jumat, 16 Mei 2014 4373

Pekerjaan dimulai pada lokasi lahan-lahan yang tidak berstatus sengketa.

Kali Sekretaris Akan Dilebarkan Jadi 15 Meter

Selasa, 13 Mei 2014 7350

Nisan Kampung Teko

Banjir di TPU Kapuk Teko Mulai Menyusut

Sabtu, 10 Mei 2014 5368

BERITA POPULER
IMG 20260319 191414

PPSU Jelambar Bersih-bersih TPS Depo Kembar

Kamis, 19 Maret 2026 2313

IMG 20260319 WA0000

Kebakaran di SMAN 84 Hanguskan Ruang Perpustakaan

Kamis, 19 Maret 2026 2275

Mudik gratis pemprov rezap

Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan

Selasa, 17 Maret 2026 1692

Car free night sarinah otoy

Pemprov DKI Gelar Car Free Night saat Malam Takbiran

Kamis, 19 Maret 2026 965

IMG 20260314 160842

150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

Sabtu, 14 Maret 2026 1742

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks