Basuki Temukan Modus Pegawai Mainkan Harga Lahan

Senin, 21 Desember 2015 Reporter: Andry Editor: Rio Sandiputra 6100

Basuki Endus Permainan Pembelian Lahan di Dinas Tata Air

(Foto: Yopie Oscar)

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mencium adanya permainan pegawai Dinas Tata Air DKI dalam pembelian lahan. Modusnya, masyarakat diminta untuk mempertahankan harga pasar daripada harga Nilai Jual Objek Pajak (NJOP).

Pak Teguh (Kepala Dinas Tata Air, red), kecurigaan kita ternyata benar kenapa Dinas Tata Air itu susah beli lahan. Karena ternyata anak buah bapak ngo‎tot maunya beli pakai harga pasar

"Pak Teguh (Kepala Dinas Tata Air -red), kecurigaan kita ternyata benar kenapa Dinas Tata Air itu susah beli lahan. Karena ternyata anak buah bapak ngo‎tot maunya beli pakai harga pasar," ujar Basuki dalam ruang rapat pimpinan (rapim) di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (21/20).

Menurut Basuki, temuan ini berdasarkan laporan langsung dari warga yang sulit menjual lahan ke Dinas Tata Air karena ada oknum pegawai yang enggan membeli lahan dengan harga NJOP. "Dia (pegawai Dinas Tata Air), nggak mau beli pakai harga NJOP karena bisa kick back kalau pakai harga pasar," ucapnya.

Basuki mengaku telah mengetahui pola permainan oknum pegawai DKI seperti ini‎ dalam pembebasan lahan di kawasan Marunda dan Cilincing. Di wilayah Jakarta Utara itu, pembebasan lahan menggunakan harga pasar meski ada banyak  warga yang bersedia lahannya dibeli dengan harga sesuai NJOP.

‎"Saya tahu banyak. Di Marunda-Cilincing, banyak yang nawarin harga NJOP, tapi tiba-tiba pembebasan pakai harga pasar," ucapnya.

Basuki mengatakan, pembebasan lahan dengan memakai harga pasar dibenarkan secara aturan. Tapi di sisi lain, aturan tersebut kerap diselewengkan oknum pegawai dalam proses pembelian lahan.

"Pak Teguh, mulai besok tolong panggil aja wali kota dan Badan Pertanahan Nasional (BPN). Kalau ada warga yang mau jual sesuai NJOP tinggal ngomong, kita beli dan divideokan saja," tandasnya.

BERITA TERKAIT
 Basuki Masih Prioritaskan Penanganan Banjir dan Macet

Basuki Masih Prioritaskan Penanganan Banjir dan Macet

Sabtu, 19 Desember 2015 8502

Pembebasan Lahan Waduk Rampung Akhir Desember

Pembebasan Lahan Waduk Rampung Akhir Desember

Jumat, 18 Desember 2015 12111

Warga Diimbau Hindari Calo Pembebasan Waduk Brigif

Warga Diimbau Hindari Calo Pembebasan Waduk Brigif

Selasa, 15 Desember 2015 5834

Waduk Rawa Minyak Pasar Minggu Akan Dinormalisasi

Pembangunan Waduk Rawa Minyak Terkendala Pembebasan Lahan

Selasa, 15 Desember 2015 9276

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2950

Pendataan pengadaan tanah MRT kwitang fakhri

Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

Sabtu, 19 September 2026 1310

Pemadaman lampu hemat energi dok

Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

Sabtu, 19 September 2026 512

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1292

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1098

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks