Basuki Minta Presiden Terpilih Usut Tuntas Tragedi Mei 98

Minggu, 18 Mei 2014 Reporter: Folmer Editor: Agustian Anas 5965

ahok_plenary_wahyu.jpg

(Foto: doc)

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama meminta presiden yang terpilih pada Pilpres 9 Juli 2014 mendatang untuk mengusut tuntas Tragedi Mei 1998. Pengusutan wajib dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa yang akan datang. 

Kita harus dipimpin oleh presiden yang berani menjamin kasus serupa tidak terulang lagi

"Kita harus dipimpin oleh presiden yang berani menjamin kasus serupa tidak terulang lagi," kata Basuki, pada acara peletakan batu pertama pembangunan Monumen Reformasi 1998, di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pondok Rangon, Jakarta Timur, Minggu (18/5).

Ia menegaskan, pengusutan kasus Tragedi Mei 1998 hingga tuntas sebagai bukti bahwasanya pemerintah taat kepada konstitusi. "Presiden selanjutnya harus berani mati demi konstitusi, bukan demi konstituennya," tegasnya.

Ia mengungkapkan, selama 16 tahun lamanya Tragedi Mei 1998 silam tidak kunjung diusut tuntas. Pihak keluarga korban hingga saat ini menanti kejelasan dari pemerintah perihal yang sebenarnya terjadi saat itu. "Saya imbau keluarga korban tidak lelah menagih janji penyelesaian kasus itu kepada pemerintah," ungkapnya.

Menurut Basuki, hasil pengusutan Tragedi Mei 1998 akan menjadi catatan bagi bangsa. "Itu berarti kita memahami apa yang harus ditiru dan apa yang harus ditinggalkan," tutur mantan Bupati Belitung Timur itu.

Ketua Komnas Perempuan, Yunianti Chuzaifah menjelaskan, kegiatan semacam ini sudah digelar sejak empat tahun terakhir. "Saya berterima kasih kepada Bapak Ahok. Akhirnya, ada unsur dari negara yang bisa peduli dengan Tragedi Mei dengan prasasti Jarum Benang," ujarnya.

Ia menegaskan, kegiatan ini tidak ada kaitan sama sekali dengan momentum Pemilihan Presiden 2014 mendatang. "Bahwa orang mengaitkan ini dengan pemilihan presiden, itu sangat wajar. Namun kami menyelenggarakan ini tidak ada kaitannya sama sekali dengan itu," tambah Yunianti,

Pantauan beritajakarta.com, peletakan prasasti pertama ini dilakukan di hadapan 113 makam tanpa nama korban 'Tragedi Mei 1998'. Di TPU itu, ratusan korban insiden Mei 1998 dikubur secara massal 16 tahun silam.

Seperti diketahui, ratusan korban kerusuhan Mei 98 dikubur secara massal di TPU Pondok Rangon, pemakaman yang berada di perbatasan DKI Jakarta dan Jawa Barat tersebut.

BERITA TERKAIT
jokowi_bmw_erna.jpg

Peletakan Batu Pertama Stadion BMW Bulan Ini

Kamis, 13 Maret 2014 14308

pasar_kebon_bawang_devi.jpg

Pembangunan Pasar Rakyat Meleset dari Jadwal

Sabtu, 29 Maret 2014 4501

Jokowi Resmikan Pasar

Jokowi Resmikan Pasar Jembatan Dua

Jumat, 16 Mei 2014 4915

ahok_peci_kopiah.jpg

Basuki Dukung Keppres Tionghoa

Jumat, 21 Maret 2014 5362

BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 9246

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3216

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3635

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1931

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1501

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks