Sopir Angkot Mengeluh, Pelayanan PTSP Lamban

Senin, 14 Desember 2015 Reporter: Folmer Editor: Widodo Bogiarto 5091

Sopir Angkot Mengeluh, Pelayanan PTSP Lamban

(Foto: Ilustrasi)

Sejumlah sopir angkutan kota (angkot) di Jakarta Barat mengeluhkan lambannya pelayanan pengurusan izin di kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) tingkat kota.

Tapi, kalau buku Kir ditahan sampai beberapa hari, urusan jadi runyam

Padahal, petugas Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi Jakarta Barat saat ini sedang gencar menggelar razia angkutan umum di sejumlah ruas jalan.

“Saya ajukan permohonan perpanjangan Kartu Izin Usaha (KIU) di PTSP Wali Kota Jakarta Barat sejak hari Kamis pekan silam, tapi sampai hari ini belum keluar,” keluh Ucok, sopir KWK B 06 jurusan Kota – Kapuk Kamal yang ditemui Beritajakarta.com, Senin (14/12).

Ucok mengakui telah meminta kepada petugas PTSP Jakarta Barat untuk mempercepat proses pengurusan perpanjangan KIU angkot tersebut.

“Tapi jawaban petugas mudah, kalau sudah selesai pasti dihubungi. Tapi, sampai hari ini, belum selesai juga,” ungkap Ucok.

Nasib serupa dialami Bantu Sitinjak, sopir KWK B02 jurusan Cengkareng – Kota. Akibat lambatnya pengurusan KIU di kantor PTSP Jakarta Barat, angkot miliknya terpaksa dikandangkan di Pool Rawa Buaya.

“Syarat perpanjangan KIU harus melampirkan buku Kir asli ke petugas PTSP. Tapi, kalau buku Kir ditahan sampai beberapa hari, urusan jadi runyam,” tutur Bantu

Bantu menegaskan, angkot miliknya terpaksa dikandangkan oleh petugas Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi Jakarta Baratsaat menggelar razia di Jalan Angke Raya.

“Saya sudah kasih fotokopi Kir dan menjelaskan bahwa KIU dalam proses pengurusan, tapi petugasnya tidak percaya. Lalu saya pergi ke kantor PTSP, petugas hanya kasih surat keterangan yang menyatakan KIU masih dalam proses pengurusan bersama buku KIR asli. Kalau begini, bisa demo semua sopir ke kantor PTSP Jakarta Barat,” papar Bantu.

Hingga berita ini diturunkan Kepala PTSP Jakarta Barat, Desti Ernaningsih tidak mengangkat telepon maupun membalas pesan pendek yang dikirimkan Beritajakarta.com.

Sebelumnya, Kasudin Perhubungan dan Transportasi Jakarta Barat, Tiodor Sianturi menambahkan, pihaknya gencar menggelar razia angkutan umum untuk kenyamanan dan keselamatan warga Ibukota.

“Sanksi terhadap armada angkutan umum yang KIU atau Kir mati saat terjaring razia oleh petugas di lapangan, terpaksa dikandangkan ke Rawa Buaya,” terang Tiodor.  

BERITA TERKAIT
Gencar Dirazia, Angkutan Umum Bobrok di Jakbar Menghilang

Gencar Dirazia, Angkutan Umum Bobrok di Jakbar Menghilang

Kamis, 10 Desember 2015 6145

10 Angkutan Umum di Jaksel Dikandangkan

10 Angkutan Umum di Jaksel Dikandangkan

Selasa, 08 Desember 2015 4654

Belasan Angkutan Umum Dikandangkan Sudin Hubtrans Jakut

Izin Tak Lengkap, 8 Angkutan Umum Dikandangkan

Senin, 07 Desember 2015 4855

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7136

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4827

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2140

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2509

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1131

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks