Murid PAUD Dicabuli Oknum Guru

Selasa, 13 Mei 2014 Reporter: Rio Sandiputra Editor: Dunih 7022

Kasus Kekerasan Pada Anak

(Foto: doc)

Kekerasan seksual terhadap anak kembali terjadi di lingkungan pendidikan. Kali ini dialami bocah laki-laki berinisial L (3,5 tahun) yang bersekolah di sebuah lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di kawasan Sunter, Jakarta Utara. Ironisnya, perbuatan tersebut diduga dilakukan seorang guru perempuan berinisial S.

Dia kesakitan kalau dibersihkan setelah buang air besar

Kejadian ini terungkap setelah L bercerita kepada ibunya B kalau anusnya telah dicolok dengan tangan oleh sang guru perempuan tersebut. "Dia kesakitan kalau dibersihkan setelah buang air besar," kata ibu korban saat melapor ke Polda Metro Jaya, Selasa (13/5).

Menurut B, kekerasan seksual yang diterima putranya tersebut terjadi saat sedang mengikuti kegiatan menari di sekolahnya. Pasca kejadian itu ia pun kemudian melakukan pemeriksaan di RSCM dan ditemukan kalau anus anaknya terluka akibat kekerasan benda tumpul.

Mendapati hal tersebut, dia langsung menghubungi pihak sekolah. Namun, pihak sekolah justru membantahnya. Mendapat bantahan tersebut, dirinya kemudian mencari informasi terkait guru yang mengajar putranya. "Saya akhirnya mendapat foto-foto guru yang mengajar anak saya, dari tiga foto anak saya menunjuk satu orang yang bernama miss S," tuturnya.

Ia mengaku, perubahan anaknya tersebut sudah terjadi sejak enam bulan lalu yang selalu mengeluh sakit. Bahkan sejak tiga bulan lalu sang anak tidak mau memakai celana karena sakit dan tidak mau sekolah lagi.

Pengacara keluarga korban Muhammad Yahya Rasyid menegaskan, dengan adanya laporan ini pihaknya berharap pelaku segera ditangkap dan diketahui motifnya melakukan perbuatan tersebut. "Klien saya bayar setiap bulannya itu Rp 2 juta, dan ini cukup mahal untuk sekelas PAUD. Karena dipikir dengan membayar mahal bisa merasa aman dan nyaman, namun kenyataannya malah rusak," ucapnya.

Terkait laporan itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto menegaskan, saat ini laporannya masih diproses. "Laporannya baru kami terima dan masih diproses. Seandainya memang terbukti akan kita lanjutkan dan menangkap pelakunya," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Penderita Tuna Rungu Cabuli 9 Bocah

Remaja Penderita Tuna Rungu Diduga Cabuli 9 Bocah

Jumat, 09 Mei 2014 7962

Pencabulan Anak

Kakek Cabuli Bocah 7 Tahun di Semper Barat

Senin, 12 Mei 2014 9635

Pencabulan Anak

Siswi yang Diduga Dicabuli Guru Akan Jalani Visum

Jumat, 09 Mei 2014 5141

Pelajar Kelas 3 SD Diduga Dicabuli Gurunya

Siswi Kelas 3 SD Diduga Dicabuli Guru

Rabu, 07 Mei 2014 8835

BERITA POPULER
MRT Jam operasional jati

Pemprov DKI Ajak Warga Nikmati Mobilitas Hemat Program Tarif Rp1

Rabu, 24 Juni 2026 4259

Posko Pelayanan SPMB di SMAN 78 Jakarta Barat 3

Ketua Komisi E Pastikan SPMB Tahap I Berjalan Baik

Senin, 29 Juni 2026 606

Rano Kampanyekan Pilah Sampah Saat Karnaval Jakarta Penuh Warna

Rano Kampanyekan Pilah Sampah Saat Karnaval Jakarta Penuh Warna

Minggu, 28 Juni 2026 737

Satpol pp dki jakarta 1

190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

Jumat, 26 Juni 2026 950

Parkir jakarta 2

Malam Puncak Perayaan HUT ke-499 Jakarta Sediakan 21 Kantong Parkir

Kamis, 25 Juni 2026 1046

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks