Taman Jalur Hijau di Jakbar Minim Perawatan

Selasa, 13 Mei 2014 Reporter: TP Moan Simanjuntak Editor: Widodo Bogiarto 4780

taman ahli fungsi

(Foto: TP Moan Simanjuntak)

Sejumlah taman yang berada di jalur hijau di wilayah Jakarta Barat, terlihat minim pemeliharaan. Banyak area terbuka hijau yang tidak terurus, bahkan terkesan dikelola seadanya. Seharusnya, taman di jalur hijau yang merupakan salah satu paru-paru kota mendapat perhatian ekstra. Apalagi ada anggaran besar untuk perawatannya.

Lahan taman tersebut jadi tempat mengumpulkan barang-barang bekas oleh pemulung sudah terjadi lima tahun ini. Selama iini tidak pernah ada yang menertibkan

Salah satu lokasi taman jalur yang dibiarkan merana, berada di Jl Bilangan, RT01/01, Kelurahan Jembatan Besi, Kecamatan Tambora. Bahkan taman ini telah beralih fungsi menjadi pangkalan pengepul sampah plastik dan kedai minuman pedagang kaki lima (PKL).

Selain itu, taman jalur sepanjang 500 meter ini sudah mengalami kerusakan.  Di tengah taman dijadikan kandang ayam dan tempat menumpuk kayu-kayu. Akibatnya, kondisi itu membuat taman jadi tampak sangat kumuh dan jorok.

“Lahan taman tersebut jadi tempat mengumpulkan barang-barang bekas oleh pemulung sudah terjadi lima tahun ini. Selama iini tidak pernah ada yang menertibkan,” ujar Yasin (40), warga setempat, Selasa (13/5).

Pemandangan nyaris serupa terlihat di jalur hijau sepanjang Jl Daan Mogot, dari mulai Kalideres hingga Grogol. Sebagian besar jalur hijau sepanjang jalan tersebut hanya berupa tanah tandus yang ditumbuhi pohon jenis kelapa sawit. Kondisi ini sangat kontras dengan keberadaan jalur hijau di sepanjang Jl Kembangan Raya, tepatnya seputar kawasan Gedung Kantor Walikota Jakarta Barat yang banyak ditumbuhi pohon besar dan tanaman hias hingga terlihat asri dan hijau.

Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Pemkot Jakarta Barat, Asril Marzuki mengakui, kondisi ruang terbuka hijau (RTH) di Jakarta Barat masih memprihatinkan. Menurutnya, RTH saat ini masih jauh dari syarat ideal standar kota, yang mengharuskan 30 persen dari luas wilayahnya berupa lahan hijau.

Asril mengatakan, keberadaan taman itu sangat penting untuk menjaga keindahan kota. Untuk itu melalui Suku Dinas Pertamanan, pihaknya akan mengedepankan program refungsi taman dengan cara menginventarisir dulu taman-taman yang sudah beralih fungsi. "Selanjutnya kami akan mulai perbaikannya,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Jalur Hijau Kota Jadi Tempat Usaha Las Ketok/ Cat Duko

Puluhan Bengkel Berdiri di Jalur Hijau

Senin, 12 Mei 2014 4969

tanam pohon ilustrasi aktual.co

200 Tanaman Hijaukan Kampung Nelayan Cilincing

Minggu, 11 Mei 2014 7149

RW 01 Kelurahan Pasar Minggu, Dahulu Kumuh Dan Gersang, Kini Menjadi Kampung Toga

Perkampungan Kumuh Disulap Jadi Taman Toga

Rabu, 07 Mei 2014 14323

bangku taman rusak

Dinas Pertamanan Kerahkan Unit Patroli

Rabu, 16 April 2014 4969

Jalur Hijau Jadi TPS Liar di Kalideres

Keberadaan TPS Liar di Jalur Hijau Dikeluhkan

Sabtu, 03 Mei 2014 4301

BERITA POPULER
IMG 20260319 191414

PPSU Jelambar Bersih-bersih TPS Depo Kembar

Kamis, 19 Maret 2026 2308

IMG 20260319 WA0000

Kebakaran di SMAN 84 Hanguskan Ruang Perpustakaan

Kamis, 19 Maret 2026 2249

Mudik gratis pemprov rezap

Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan

Selasa, 17 Maret 2026 1691

Car free night sarinah otoy

Pemprov DKI Gelar Car Free Night saat Malam Takbiran

Kamis, 19 Maret 2026 959

Pemprov dki kemenag jalan istiqlal folmer

DKI dan Kemenag RI Sepakati Kerja Sama Pemanfaatan Barang Milik Daerah

Senin, 16 Maret 2026 1344

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks