Harga Sayur Mayur Mulai Naik

Kamis, 26 November 2015 Reporter: TP Moan Simanjuntak Editor: Lopi Kasim 6555

 Mendekati Akhir, Harga Sayuran di Pasar Jakut Mulai Merangkak Naik

(Foto: TP Moan Simanjuntak)

Jelang Natal dan tahun baru, harga sayur mayur dan beberapa kebutuhan pokok lainnya di beberapa pasar tradisional di Jakarta Utara merangkak naik.

Naiknya harga biasa tiap jelang akhir tahun mendekati Natal dan tahun baru

Pantauan Beritajakarta.com, di Pasar Koja Baru, Jalan Bhayangkara, Koja, Jakarta Utara dan di Pasar Waru, Jalan Pelabuhan, harga sabe rawit merah dan cabe merah keriting dari sebelumnya Rp 15.000 per kilogram menjadi Rp 25.000 per kilogram, bawang merah Rp 18.000 per kilogram menjadi Rp 20.000.

Tomat Rp Rp 7.000 per kilogram menjadi Rp 8.000 per kilogram, sayur cesim Rp 6.000 menjadi Rp 8.000, ketimun Rp 6.000 menjadi Rp 8.000, kangkung satu ikat isi 10 Rp 8.000 menjadi Rp 15.000.

Kemudian, wartel dari harga Rp 7.000 menjadi Rp 12.000, daging ayam broiler ukuran 1 kilogram lebih Rp 35.000 menjadi Rp 43.000, telur ayam negeri Rp 20.000 per kilogram  menjadi Rp 22.000 per kilogram.

Darti (43), pedagang sayuran di Pasar Koja mengatakan, naiknya harga-harga sayur mayur mulai terjadi sejak dua minggu lalu secara bertahap.

"Naiknya harga biasa tiap jelang akhir tahun mendekati Natal dan tahun baru. Naiknya secara bertahap dari sejak kira-kira sejak 2 minggu lalu. Tapi, harga saat ini sudah bertahan sejak seminggu yang lalu," ujar Darti, Kamis (26/11).

Menurut Darti, salah satu faktornya penyebab naiknya harga tersebut dari hujan yang sudah mulai turun. "Tapi untuk stok barang sampai saat ini masih lancar dan banyak di Pasar Induk, Kramatjati," tuturnya.

 

Kasudin Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) Jakarta Utara, Robinhod Sinaga mengatakan, pihaknya hanya melakukan tugas monitoring harga pasar.

"Memang sudah ada sebagian kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan harga seperti sayuran dan bumbu masak. Biasanya kenaikan harga itu terjadi jelang akhir tahun. Tapi, secara keseluruhan untuk stok masih stabil," tandas Robinhod.

BERITA TERKAIT
Pedagang di Jakbar Keluhkan Sepinya Pembeli

Pedagang di Jakbar Keluhkan Sepinya Pembeli

Jumat, 28 Agustus 2015 6347

Pertumbuhan Ekonomi DKI Masih Stabil

Pertumbuhan Ekonomi DKI Masih Stabil

Selasa, 25 Agustus 2015 5519

Basuki Ingin Harga Daging Sapi di Jakarta Stabil

Gandeng 5 Daerah, Basuki Ingin Harga Daging Sapi Stabil

Jumat, 13 November 2015 3497

BERITA POPULER
750 Warga Terima Bantuan Sosial di Terminal Bus Kampung Rambutan

Pekerja dan Pedagang di Terminal Kampung Rambutan Dibantu Sembako

Rabu, 17 Juni 2026 5839

IMG COM 202606161328598850

TMR Ramai Dikunjungi Wisatawan

Selasa, 16 Juni 2026 1634

Cuaca hujan ringan dessy doc

Hujan Ringan Diperkirakan Basahi Jakarta Sore Ini

Minggu, 14 Juni 2026 1518

Gubernur pramono haul habaib otoy

Beri Penghormatan Tokoh Betawi, Pemprov DKI Gelar Haul Akbar Ulama dan Habaib di Monas

Jumat, 19 Juni 2026 560

Rano Karno Buka Discover Betawi Art & Culture di Hotel Borobudur 3

Rano Resmi Buka Discover Betawi Art and Culture 2026

Jumat, 19 Juni 2026 510

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks