Jamaah Umrah DKI Tak Takutkan Virus MERS

Sabtu, 10 Mei 2014 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Widodo Bogiarto 5377

Jamaah Umroh

(Foto: doc)

Heboh sindrom virus Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS-CoV) di Arab Saudi yang telah menewaskan ratusan orang, ternyata tidak menyurutkan calon jamaah haji dan umrah asal DKI Jakarta untuk menunaikan ibadahnya ke tanah suci. Biro penyelenggara haji dan umrah serta Dinas Kesehatan DKI, telah mencoba memberikan arahan dan tambahan masker kepada jamaah yang diberangkatkan.

Saya belum dapat informasi, tapi saya kira sampai saat ini belum ada (yang membatalkan perjalanan). Biro perjalanan dan Dinas Kesehatan sudah memberikan himbauan dan pemakaian masker selama di sana

Kepala Biro Pendidikan, Mental, dan Spiritual DKI Jakarta, Budi Utomo mengatakan, pihaknya terus memantau kondisi di lapangan dari biro perjalanan umrah dan haji yang ada di Jakarta. Sejauh ini belum ada jamaah yang membatalkan perjalanan karena adanya virus membahayakan ini.

"Saya belum dapat informasi, tapi saya kira sampai saat ini belum ada (yang membatalkan perjalanan). Biro perjalanan dan Dinas Kesehatan sudah memberikan himbauan dan pemakaian masker selama di sana," ujar Budi Utomo, Sabtu (10/5).

Di sisi lain, kata Budi, meski MERS virus berbahaya, pihaknya juga belum mengeluarkan himbauan untuk warga ibu kota agar menunda pelaksanaan ibadah umrah ataupun haji. Terlebih dari pemerintah pusat juga tidak ada larangan tersebut.  "Jadi kami belum berpikir untuk buat larangan dan belum ada warning dari pemerintah pusat," ujarnya.

Budi menambahkan, sejauh ini pihaknya belum mendapatkan informasi yang pasti, bila jamaah umrah yang meninggal disebabkan oleh virus MERS. Pihaknya pun terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait informasi tersebut. "Sampai saat ini kami belum dapat berita yang positif atau pasti, kalau penyebab kematian jamaah umrah itu adalah virus MERS," tukasnya.

Seperti diketahui, sebanyak 11 jamaah asal ibu kota yang pulang umrah beberapa waktu lalu, terduga atau suspect virus MERS yang terdeteksi oleh alat pemindai di Bandara Soekarno-Hatta. Mereka kemudian dibawa ke Rumah Sakit Sulianti Suroso, Jakarta Utara, untuk pengecekan lebih lanjut.

Setelah melalui pengecekan, semua jamaah negatif dari virus membahayakan tersebut. Mereka hanya mengalami sakit biasa, karena memang gejala virus ini seperti batuk dan panas. Sehingga jika akan jamaah umrah yang mengalami gejala tersebut akan langsung diperiksa lebih lanjut.

Dinas Kesehatan DKI Jakarta telah menginggatkan kepada biro perjalanan agar tidak membawa jamaahnya wisata ke peternakan unta. Selain itu, tidak disarankan jamaah meminum susu unta muda. Karena virus ditularkan melalui unta.

BERITA TERKAIT
Pulang Umrah, 11 Warga DKI Suspect Virus MERS

Pulang Umrah, 11 Warga DKI Suspect Virus MERS

Jumat, 09 Mei 2014 4768

sekolah jis rio selatan

13 Petugas Kebersihan JIS Positif Herpes

Kamis, 08 Mei 2014 3694

 Satu Balita di Panti Sosial Ceger Terjangkit HIV

Satu Balita di Panti Sosial Ceger Terjangkit HIV

Jumat, 25 April 2014 10166

bpmpkb_adi.jpg

BPMPKB DKI Harus Aktif Cegah Penyebaran HIV

Rabu, 26 Maret 2014 5678

stop_hiv_aids.jpg

2 Warga Kalijodo Terjangkit HIV

Sabtu, 22 Maret 2014 11747

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7122

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4813

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 1939

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2481

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1040

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks