Puskesmas Kecamatan Tambora menyebut dua warganya terjangkit virus HIV/AIDS. Keduanya yakni seorang wanita pekerja seks komersil (PSK) dan seorang pria homo seksual yang bekerja dan tinggal di kawasan Kalijodo.
"Dalam pemeriksaan darah dan tes urine, keduanya diketahui terjangkit HIV/AIDS. Pemeriksaan sendiri dilakukan dalam rentang Januari - Februari 2014," ujar dr Nurlaila, Kepala Konseling Klinik Cinta Puskesmas Tambora, Sabtu (22/3).
Saat ini, kata Nurlaila, kedua orang tersebut dalam pengawasan Puskesmas Tambora guna mencegah penyebaran virus HIV/AIDS, khususnya di kawasan Kecamatan Tambora.
Dari data yang dimiliki, sambung Nurlaila, dalam satu tahun terakhir setidaknya terdapat 26 orang yang terjangkit penyakit kelamin akibat seks bebas, 4 orang positif HIV dan 7 orang menderita penyakit spilis.
Untuk itu, kata Nurlaila, pihaknya selalu mengadakan monitoring dan penyuluhan bagi para PSK di kawasan Kalijodo. Hanya saja, Nurlaila menyangkan ulah dari para PSK yang kerap tidak peduli atau bahkan kabur saat sosialisasi tentang HIV/AIDS digelar. "Kalau kami periksa mereka cenderung kabur dan tidak peduli, jadi agak sulit juga kita untuk memantau penularan virus HIV di Kalijodo," tandasnya.
Camat Tambora, Yusuf Burhan menuturkan, wajar saja jika di Kalijodo ditemukan banyak penyakit menular karena wilayah tersebut memang tempat prostitusi. "Kami selalu berupaya mencegah penyebaran penyakit HIV/AIDS berkoordinasi dengan puskesmas dan pihak terkait lainnya," kata Yusuf.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu
Jumat, 30 Oktober 2026
7036
Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global
Sabtu, 31 Oktober 2026
4655
Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap
Jumat, 30 Oktober 2026
2172
Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang
Selasa, 27 Oktober 2026
2203
Pramono Bidik Juara Umum PON 2028, Akuatik Jadi Andalan