Jokowi Sebut Isu Dirinya Meninggal Brutal

Kamis, 08 Mei 2014 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Lopi Kasim 5387

 Kendati demikian,  roda pemerintahan di ibu kota dipastikan tidak akan terganggu.

(Foto: doc)

Isu yang beredar di dunia maya, dirinya meninggal dunia membuat Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, geram dan menganggap yang menyebarkan kabar tersebut brutal dan keterlaluan. Rencananya, kejadian ini akan dibawa ke ranah hukum.

Saya bilang pertama sudah ngawur, kedua sudah brutal

"Kalau seperti itu sudah brutal dan keterlaluan," ujar Jokowi di Balaikota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (8/5).

Tak hanya brutal, sebut Jokowi, orang yang membuat kampanye semacam itu 'ngawur' alias tidak masuk akal. Karena nyatanya hingga saat ini Jokowi masih segar bugar. "Saya bilang pertama sudah ngawur, kedua sudah brutal," tegas Jokowi.

Atas kejadian tersebut, Jokowi berencana akan mencari tahu siapa oknum yang menyebarkan isu tentang kematiannya pada 4 Mei 2014. Bahkan tim legal hukum dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) untuk menindaklanjutinya ke ranah hukum. "Ya serius (mencari), tapi mencari apa mudah. Biar tim legal hukum kita (yang bekerja), hanya buat politik ini diplesetkan," ujarnya.

Ia pun merasa terganggu dengan adanya kabar tersebut. Namun dirinya tidak bisa memprediksi siapa oknum di belakang penyebaran kabar tak sedap tersebut. "Ya apapun apa juga sulit kan. Ya jelaslah (sangat mengganggu)," katanya.

Sebelumnya, beredar gambar ucapan duka cita atas nama Ir Herbertus Joko Widodo alias Oey Hong Liong. Di sana dituliskan kematian Jokowi terjadi pada tanggal 4 Mei 2014. Dalam berita tersebut tertulis telah meninggal dengan tenang pada hari Minggu 4 Mei 2014 pukul 15.30 WIB, suami, ayah, dan capres kami tercinta satu-satunya. Jenazah akan disemayamkan di kantor PDIP Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan dan akan dikremasi pada Selasa 6 Mei 2014."

Bahkan di gambar itu tertulis nama istri Jokowi, Iriana Widodo sebagai pihak yang memasang iklan. Dan disertai dengan nama Megawati Soekarnoputri sebagai pihak yang ikut berdukacita. "Turut berduka cita: Megawati Soekarno Putri beserta segenap staff, kader dan tim sukses capres 2014."

BERITA TERKAIT
ahok_seminar_pkk10.jpg

Ahok: Kalau Pak Jokowi Tidak Jadi Capres, Saya Saja

Rabu, 07 Mei 2014 3461

Kendati demikian,  roda pemerintahan di ibu kota dipastikan tidak akan terganggu.

Jokowi Cuti, Roda Pemerintahan Tak Terganggu

Rabu, 07 Mei 2014 4361

jokowi_kemeja_putih.jpg

Jokowi: Kelihatan Ada yang Ingin Menjebak Saya

Selasa, 15 April 2014 6068

Perwakilan yang merupakan kaum perempuan tersebut mengeluhkan minimnya upah yang diterimanya selama

Basuki Yakin SBY Beri Izin Cuti Buat Jokowi

Selasa, 06 Mei 2014 3295

Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, mengatakan, keberadaan Sekda memang sangat dibutuhkan.

Jokowi Siapkan Surat untuk Ajukan Cuti

Senin, 05 Mei 2014 3663

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7050

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4690

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2228

Jrf2026 rezap

Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

Selasa, 27 Oktober 2026 2220

Pengprov akuatik dki jakarta rezap

Pramono Bidik Juara Umum PON 2028, Akuatik Jadi Andalan

Kamis, 29 Oktober 2026 1764

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks