Kerjasama Waduk dengan Pemkab Bogor Belum Diputuskan

Kamis, 08 Mei 2014 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Lopi Kasim 4415

jokowi_wawancara_balkot_wahyu_stok.jpg

(Foto: doc)

Menyusul ditangkapnya Bupati Bogor, Rachmat Yasin oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta belum berpikir kembali terkait dengan kerjasama pembuatan waduk dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor. Padahal, anggaran untuk pembebasan lahan telah disiapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta.

Dipending belum ngerti, tapi uang di APBD siap, untuk pembebasan tanah siap. Tapi untuk tindak lanjut saya belum ngerti kan baru kemarin (ditangkap)

Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, mengatakan, pihaknya belum bisa memutuskan langkah yang akan diambil terkait kerjasama pembuatan waduk untuk mengurangi banjir di ibu kota dengan Pemkab Bogor. Selain itu, dirinya juga belum bisa memprediksi apakah kerjasama yang dilakukan akan terganggu.

"Ya belum tahu, kan baru kemarin. Tapi yang jelas kita siap dari sisi pembebasan tanah," kata Jokowi, di Balaikota DKI Jakarta, Kamis (8/5).

Dikatakan Jokowi, anggaran untuk pembebasan lahan yakni sebesar Rp 1,2 triliun telah disiapkan dalam APBD. Dana tersebut juga telah siap diserahkan kepada Pemkab Bogor. "Itu uang untuk pembebasan tanah sudah ada, tinggal diserahkan," ujarnya.

Menurut Jokowi, pihak Pemkab Bogor memang sedang menyusun Tim Pembebasan Tanah (TPT), sehingga anggaran pembebasan lahan untuk pembangunan waduk masih ditahan. "Belum (diserahkan), tim-nya memang baru disiapkan. Kemudian dari pak gubernur Jabar juga dalam proses surat menyurat," ucapnya.

Ketika ditanya apakah kerjasama ini akan ditunda, Jokowi juga belum bisa memberikan jawaban pasti. Pihaknya masih menunggu, apakah TPT bisa beranggotakan di luar dari Bupati.

"Dipending belum ngerti, tapi uang di APBD siap, untuk pembebasan tanah siap. Tapi untuk tindak lanjut saya belum ngerti kan baru kemarin (ditangkap). Bisa saja kan tim pembebasan tanah, diluar Bupati itu kewenangan di pemerintah kabupaten Bogor," katanya.

Seperti diketahui Pemprov DKI Jakarta, Pemkab Bogor, bersama dengan Kementerian Pekerjaan Umum bekerjasama berencana membangun dua waduk di kawasan Ciawi. Tujuannya untuk mengurangi banjir di ibu kota. Waduk Ciawi atau Megamendung akan dibangun seluas 107 hektare. Nantinya waduk tersebut mampu menampung 11, 8 juta meter kubik air. Sehingga aliran Sungai Ciliwung dapat ditampung ke waduk tersebut.

Untuk pembebasan lahan akan dibebankan ke Pemprov DKI Jakarta, yakni sebesar Rp 1,2 triliun. Sementara untuk pembangunan fisik akan dilakukan oleh Kementerian PU, dengan anggaran Rp 1,9 triliun.

BERITA TERKAIT
jokowi_pembicara.jpg

Jokowi: Harga Tanah untuk Waduk Ciawi Tak Logis

Jumat, 21 Februari 2014 3097

waduk_pondoklabu_ernabj.jpg

Pembebasan Lahan untuk Waduk Ciawi Dikebut

Selasa, 04 Februari 2014 3779

sodetan_kbt_dokbj.jpg

DKI Akan Bebaskan Lahan di Hulu untuk Pembangunan Waduk

Senin, 20 Januari 2014 2747

musrenbang_2014_jokowi.jpg

DKI Minta Dukungan Pusat Tangani Tiga Proyek Infrastruktur

Selasa, 25 Maret 2014 4129

sodetan_kbt_dokbj.jpg

DKI Bakal Bangun Satu Waduk Lagi

Selasa, 22 April 2014 5169

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2475

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1197

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 953

IMG 20260917 WA0098

111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis

Kamis, 17 September 2026 505

Gub pramono ppid

Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York

Jumat, 18 September 2026 388

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks