Waspadai 12 Titik Rawan Banjir di Jakbar

Selasa, 17 November 2015 Reporter: Folmer Editor: Widodo Bogiarto 10426

Waspadai 12 Titik Rawan Banjir di Jakbar

(Foto: Ilustrasi)

Sebanyak 12 titik rawan banjir tersebar di Jakarta Barat. Belasan titik rawan tersebut tersebar di kawasan Jelambar, Jalan S Parman (Citraland), Jalan Kyai Tapa (Trisakti), Kedoya Greenville, Kedoya Green Garden, Rawa Buaya, Flamboyan-Cengkareng, Taman Palem, Kompleks KFT, Kembangan-Basoka, Palmerah Utara dan Kembangan Pasar Minggu.

Salah satu kendala yang dihadapi saat banjir yakni tali air, saluran air, dan pintu air tersumbat sampah

Sedangkan berdasarkan data banjir di Jakarta Barat tahun lalu, ada 21 titik rawan genangan. Lokasi itu diantaranya Jalan Daan Mogot, Jalan Raya Kapuk-Kamal, Jalan Kapuk Raya, Perumahan Palem Lestari, Pendongkelan, Jembatan Gantung, Duri Kosambi, Jalan Arjuna Utara, Villa Kelapa Dua, Jalan Kebon Jeruk Raya, Jalan Panjang, Jalan S Parman, Jalan Latumenten, Jalan Kyai Tapa, Jalan Kembangan Raya, Jalan Meruya Indah, Joglo Baru, Jalan Asemka, Kecamatan Kalideres, Jalan Kamal Raya dan Jalan Tubagus Angke.

“Salah satu kendala yang dihadapi saat banjir yakni tali air, saluran air dan pintu air tersumbat sampah. Meskipun kali sudah dikeruk, sampah tetap banyak dan volumenya bertambah pada musim penghujan ini,” ujar Santo, Kepala Seksi Pemeliharaan Suku Dinas Tata Air Jakarta Barat, Selasa (17/11).

Misalnya, kata Santo, seperti kondisi di Jalan Palmerah Utara yang kerap tergenang air saat hujan mengguyur. Pasalnya, posisi saluran air tertutup dan susah dikuras atau dikeruk.

Padahal ada empat gedung di sekitar Slipi, yang membuang air limbah melalui saluran tersebut. Akibatnya, air sering meluap dan luapannya meluber ke jalan terutama pada saat hujan.

“Kami sudah membangun bak kontrol yang berfungsi untuk mempermudah normalisasi saluran. Bak kontrol dipasang berjarak tiga meter di sepanjang saluran,” papar Santo.

Santo menambahkan, seluruh pompa di Jakarta Barat saat ini dalam kondisi siap beroperasi. Namun, khusus di Rumah Pompa Taman Ratu, Kebon Jeruk, mesin pompa kerap tersumbat sampah sehingga mesinnya cepat panas.

“Penyebabnya lokasi pembuangan sampah yang tidak ideal. Sampah yang sudah disaring oleh robot, kembali jatuh ke air karena tempat penampungan tidak bersekat. Kami segera akan melakukan penyekatan,” tandas Santo.

BERITA TERKAIT
Sembilan Mobil Pompa Air Di Jakbar Siap Digunakan

9 Mobil Pompa Air di Jakbar Siap Dioperasikan

Jumat, 16 Oktober 2015 8380

Pengakutan Karung Lumpur Kewenangan Sudin Tata Air

Pengangkutan Karung Lumpur Kewenangan Sudin Tata Air

Selasa, 06 Oktober 2015 5577

Banjir Kiriman Merendam 4 Wilayah Di Jaksel

4 Wilayah di Jaksel Rawan Terendam

Selasa, 17 November 2015 3553

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2931

Pendataan pengadaan tanah MRT kwitang fakhri

Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

Sabtu, 19 September 2026 1276

Pemadaman lampu hemat energi dok

Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

Sabtu, 19 September 2026 504

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1285

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1089

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks