Waspadai 12 Titik Rawan Banjir di Jakbar

Selasa, 17 November 2015 Reporter: Folmer Editor: Widodo Bogiarto 10209

Waspadai 12 Titik Rawan Banjir di Jakbar

(Foto: Ilustrasi)

Sebanyak 12 titik rawan banjir tersebar di Jakarta Barat. Belasan titik rawan tersebut tersebar di kawasan Jelambar, Jalan S Parman (Citraland), Jalan Kyai Tapa (Trisakti), Kedoya Greenville, Kedoya Green Garden, Rawa Buaya, Flamboyan-Cengkareng, Taman Palem, Kompleks KFT, Kembangan-Basoka, Palmerah Utara dan Kembangan Pasar Minggu.

Salah satu kendala yang dihadapi saat banjir yakni tali air, saluran air, dan pintu air tersumbat sampah

Sedangkan berdasarkan data banjir di Jakarta Barat tahun lalu, ada 21 titik rawan genangan. Lokasi itu diantaranya Jalan Daan Mogot, Jalan Raya Kapuk-Kamal, Jalan Kapuk Raya, Perumahan Palem Lestari, Pendongkelan, Jembatan Gantung, Duri Kosambi, Jalan Arjuna Utara, Villa Kelapa Dua, Jalan Kebon Jeruk Raya, Jalan Panjang, Jalan S Parman, Jalan Latumenten, Jalan Kyai Tapa, Jalan Kembangan Raya, Jalan Meruya Indah, Joglo Baru, Jalan Asemka, Kecamatan Kalideres, Jalan Kamal Raya dan Jalan Tubagus Angke.

“Salah satu kendala yang dihadapi saat banjir yakni tali air, saluran air dan pintu air tersumbat sampah. Meskipun kali sudah dikeruk, sampah tetap banyak dan volumenya bertambah pada musim penghujan ini,” ujar Santo, Kepala Seksi Pemeliharaan Suku Dinas Tata Air Jakarta Barat, Selasa (17/11).

Misalnya, kata Santo, seperti kondisi di Jalan Palmerah Utara yang kerap tergenang air saat hujan mengguyur. Pasalnya, posisi saluran air tertutup dan susah dikuras atau dikeruk.

Padahal ada empat gedung di sekitar Slipi, yang membuang air limbah melalui saluran tersebut. Akibatnya, air sering meluap dan luapannya meluber ke jalan terutama pada saat hujan.

“Kami sudah membangun bak kontrol yang berfungsi untuk mempermudah normalisasi saluran. Bak kontrol dipasang berjarak tiga meter di sepanjang saluran,” papar Santo.

Santo menambahkan, seluruh pompa di Jakarta Barat saat ini dalam kondisi siap beroperasi. Namun, khusus di Rumah Pompa Taman Ratu, Kebon Jeruk, mesin pompa kerap tersumbat sampah sehingga mesinnya cepat panas.

“Penyebabnya lokasi pembuangan sampah yang tidak ideal. Sampah yang sudah disaring oleh robot, kembali jatuh ke air karena tempat penampungan tidak bersekat. Kami segera akan melakukan penyekatan,” tandas Santo.

BERITA TERKAIT
Sembilan Mobil Pompa Air Di Jakbar Siap Digunakan

9 Mobil Pompa Air di Jakbar Siap Dioperasikan

Jumat, 16 Oktober 2015 8276

Pengakutan Karung Lumpur Kewenangan Sudin Tata Air

Pengangkutan Karung Lumpur Kewenangan Sudin Tata Air

Selasa, 06 Oktober 2015 5511

Banjir Kiriman Merendam 4 Wilayah Di Jaksel

4 Wilayah di Jaksel Rawan Terendam

Selasa, 17 November 2015 3496

BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 9260

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3228

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3648

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1944

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1513

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks