DKI Didorong Tingkatkan Nilai Akuntabilitas Kinerja Instansi

Kamis, 05 November 2015 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Rio Sandiputra 8186

 KemenpanRB Dorong DKI Tingkatkan Nilai Akuntabilitas Kinerja Instansi

(Foto: Yopie Oscar)

Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan dan RB) mendorong Pemprov DKI untuk meningkatkan nilai akuntabilitas kinerja instansi pemerintah. Ini karena sejak tahun 2011 hingga saat ini, nilai DKI tidak pernah meningkat.

DKI membutuhkan kepemimpinan yang kuat, tegas, dan konsisten

Menteri Kemenpan dan RB, Yuddy Crhisnandi mengatakan, setiap tahunnya tren nilai yang diperoleh DKI terus meningkat. Namun peningkatannya tidak signifikan, sehingga masih berada pada nilai CC. Jika bisa meningkatkan perolehan nilai, Jakarta bisa menjadi percontohan bagi daerah lainnya dari sisi tata kelola pemerintahan maupun sisi pelayanan publiknya.

"Nilai laporan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah DKI masih CC. Tapi saya yakin dengan langkah-langkah yang dilakukan Pak Gubernur ini bisa meningkat," ujar Yuddy, usai memberikan arahan kepada Kepala SKPD/UKPD, pada acara Sosialisasi Inovasi Pelayanan Publik, di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (5/11).

Yuddy mengatakan, kendala yang dihadapi Jakarta cukup kompleks untuk meningkatkan nilai. Seperti kepadatan jumlah penduduk, birokrasi yang cukup rumit, luas daerah, serta permasalahan kota lainnya. "DKI ini penduduk sangat banyak, birokrasi sangat banyak, PNS di DKI dilaporkan sudah lebih dari 70 ribu. Wilayahnya juga sangat luas, salah satu ibu kota terpadat juga di dunia," katanya.

Menurut Yuddy, banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh Pemprov DKI Jakarta untuk bisa meningkatkan nilai akuntabilitas kinerja instansi. Namun, Yuddy memuji program lima tertib yang diluncurkan oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yakni tertib demo, tertib hunian, tertib lalu lintas, tertib sampah, dan tertib pedagang kaki lima (PKL).

"Banyak sekali pekerjaan rumah yang harus dilakukan oleh Pak Gubernur dan jajarannya. Ini juga memerlukan waktu yang lebih lama dari wilayah lain, karena lebih kompleks di DKI ini. DKI membutuhkan kepemimpinan yang kuat, tegas, dan konsisten. Dengan modal kepemimpinan seperti itu saya yakin laporan akuntabilitasnya bisa ditingkatkan lebih baik lagi," tandasnya.

Dengan penilai CC, jika diinterpretasikan, kinerja Pemprov DKI Jakarta cukup baik. Tapi memang perlu ada perbaikan yang tidak terlalu mendasar.

BERITA TERKAIT
DKI Gelar Worshop Penyusunan Road Map Reformasi Birokrasi

DKI Susun Roadmap Reformasi Birokrasi

Selasa, 26 Mei 2015 6678

Basuki : Kedepan Pemimpin Harus Lebih Santun

Basuki: Pemimpin Jangan Terima Suap

Selasa, 27 Oktober 2015 4622

Dengan E-Budgeting DKI Hemat Rp 4 Triliun

Dengan E-Budgeting DKI Hemat Rp 4 Triliun

Senin, 16 Februari 2015 10467

Pemprov DKI Sosialisasikan Pola Hubungan Kerja Lembaga

DKI Sosialisasikan Pola Hubungan Kerja Lembaga

Kamis, 29 Oktober 2015 4424

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7133

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4826

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2095

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2504

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1112

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks