Penganiaya Renggo Diduga Lebih dari Satu Orang

Senin, 05 Mei 2014 Reporter: Nurito Editor: Lopi Kasim 3480

Siswa SD Tewas Dianiaya Kakak Kelas

(Foto: Nurito)

Jajaran Kepolisian Resort Metro Jakarta Timur terus melakukan pengembangan kasus tewasnya Renggo Kadafi (11), siswa kelas 5 SDN Makasar 09 Pagi, Jakarta Timur. Saat ini polisi masih memintai keterangan saksi-saksi, baik dari keluarga terduga korban pelaku maupun pihak sekolah. Hasil pemeriksaan awal, ada luka akibat kekerasan pada tubuh korban.

Sebaiknya kita lihat saja hasil otopsi dan jangan menduga-duga, kita tunggu saja hasilnya secepatnya

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Mulyadi Kaharni, mengatakan, semula pihaknya tak mengetahui kasus dugaan penganiayaan terhadap Renggo. Namun setelah ada laporan masyarakat pihaknya langsung tindaklanjuti dengan melakukan pemeriksaan secara intens dan mendalami fakta-fakta di lapangan. Pihaknya saat ini masih menunggu hasil otopsi. Jika ternyata kematian akibat kekerasan maka akan ada tersangka dalam kasus tersebut.

Jika tidak, pihaknya tak bisa memaksakan seseorang menjadi tersangka. Namun, jika dalam pemeriksaan ada tersangka maka akan dikenai pasal 80 ayat 3 UU nomor 23/2002 tentang Perlindungan Anak. Ancaman hukumannya adalah pidana penjara selama 10 tahun.

"Kemudian untuk mencari apakah ada unsur kekerasan dalam tubuh korban, kami menggali makam korban atas seizin keluarganya. Untuk dilakukan otopsi di RSCM, yang dilakukan sejak pukul 23.00 hingga 04.00," ujar Kombes Mulyadi Kaharni saat melakukan pra-olah tempat kejadian perkara (TKP) di SDN Makasar 09 Pagi, Senin (5/5).

Namun hasil otopsi sejauh ini belum diketahui sebab pemeriksaan belum final. Pihaknya masih menunggu hasil dari tim forensik RSCM. Pihak kepolisian terpaksa juga melakukan jemput bola ke lapangan untuk penyelidikan. Sebab awalnya tidak ada masyarakat yang melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek maupun Mapolres.

Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi menduga pelaku penganiayaan terhadap korban tidak hanya dilakukan oleh satu orang, akan tetapi lebih dari satu. SY (12) sendiri saat ini masih diperiksa sebagai saksi. Hanya karena masih kanak-kanak maka sejak semalam, SY dipulangkan ke rumah orangtuanya. Setelah sebelumnya diperiksa di Mapolres Jakarta Timur.  Sejauh ini SY dan keluarganya kooperatif saat dimintai keterangan.

Kemudian mengingat terduga pelaku masih anak-anak dan lokasi kejadian ada di ruang kelas maka pihaknya koordinasi dengan pihak sekolah dan jajaran Dinas Pendidikan DKI. Tidak menutup kemungkinan pemeriksaan lanjutan terhadap SY akan ada pendampingan dari KPAI.

"Sebaiknya kita lihat saja hasil otopsi dan jangan menduga-duga, kita tunggu saja hasilnya secepatnya," ucap Mulyadi.

Sementara Kepala SDN Makasar 09 Pagi, Sri Hartini, mengatakan, kasus tersebut sudah diserahkan ke polisi. Sehingga pihaknya menunggu hasil pemeriksaan polisi. Ia menampik kalau sekolah tidak menerapkan sistem keamanan dan pengawasan terhadap anak-anak didiknya. Bahkan saat kejadian ada guru piket bernama Rosmita. Hanya saja saat itu tidak ada siswa yang melapor ke pihak guru.

Mengenai kemungkinan sanksi yang diterimanya dari Dinas Pendidikan DKI, pihaknya berharap Disdik DKI berpikir luas. Namun pihaknya juga berjanji akan memperbaiki kinerjanya agar lebih optimal lagi.

"Saya berharap Dinas Pendidikan DKI tidak hanya melihat hari ini saja. Tapi pertimbangkan juga prestasi-presati saya jauh sebelum ini dan pengabdian selama di sekolah," ujar Sri Hartini.

BERITA TERKAIT
Usai Diotopsi, Jasad Renggo Dimakamkan Kembali

Usai Diotopsi, Jasad Renggo Dimakamkan Kembali

Senin, 05 Mei 2014 3985

sd 09 kekerasan dalam sekolah

Kepsek SDN 09 Makasar Terancam Dicopot

Senin, 05 Mei 2014 4558

Siswa SD Tewas Dianiaya Kakak Kelas

Siswa SD Tewas Dianiaya Kakak Kelas

Minggu, 04 Mei 2014 5830

Kepsek SDN Makasar 09 Terancam Dicopot Dari Jabatannya

Disdik: Kasus Renggo Sudah Dilaporkan ke Gubernur

Senin, 05 Mei 2014 4088

sd 09 kekerasan dalam sekolah

Kepsek SDN 09 Makasar Terancam Dicopot

Senin, 05 Mei 2014 4558

BERITA POPULER
IMG 20260319 191414

PPSU Jelambar Bersih-bersih TPS Depo Kembar

Kamis, 19 Maret 2026 2313

IMG 20260319 WA0000

Kebakaran di SMAN 84 Hanguskan Ruang Perpustakaan

Kamis, 19 Maret 2026 2275

Mudik gratis pemprov rezap

Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan

Selasa, 17 Maret 2026 1692

Car free night sarinah otoy

Pemprov DKI Gelar Car Free Night saat Malam Takbiran

Kamis, 19 Maret 2026 965

IMG 20260314 160842

150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

Sabtu, 14 Maret 2026 1742

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks