Jokowi: Akhlak dan Moral Sudah Dilupakan

Senin, 05 Mei 2014 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Lopi Kasim 4596

jokowi_skpd.jpg

(Foto: doc)

Kasus kekerasan terhadap anak terus saja terjadi. Terakhir, seorang siswa kelas lima SDN Makasar 09, Renggo Khadafi (11) tewas setelah dianiaya kakak kelasnya. Hal tersebut, membuat Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo menjadi prihatin.

Kita selama ini hanya urusan matematika, fisika, biologi, IPA, hal yang berkaitan budi pekerti, akhlak dilupakan

Pria asal Solo itu menilai,  saat ini pendidikan hanya terfokus pada ilmu pengetahuan. Sementara untuk ilmu yang lebih condong ke akhlak dan moral mulai dilupakan. Hal tersebutlah yang menyebabkan kekerasan terhadap sering kali terjadi.

Dikatakan Jokowi, etika, budi pekerti, serta kesopanan juga mempengaruhi perkembangan anak. Sehingga diharapkan sekolah tidak hanya memberikan pendidikan yang sifatnya formal saja tetapi juga yang berkaitan dengan etika.

"Ini memang dunia pendidikan terutama berkaitan dengan etika, budi pekerti, sopan santun mempengaruhi. Kita selama ini hanya urusan matematika, fisika, biologi, IPA, hal yang berkaitan budi pekerti, akhlak dilupakan," kata Jokowi, di Balaikota DKI Jakarta, Senin (5/5).

Menurut Jokowi, percuma jika seorang anak hanya dibekali oleh kemampuan-kemampuan teknis sementara tidak diimbangi oleh pendidikan moral dan budi pekerti. Meski, diakuinya bahwa pelajaran-pelajaran tersebut tetap penting diajarkan. "Kalau seorang anak nantinya sudah menjabat perusahaan atau jadi pejabat pemerintah, harus punya dasar yang kuat soal itu, harus berintegritas," ujar Jokowi.

Ditegaskan Jokowi, pendidikan karakter kepada anak harus segera dimulai sejak dini. Sebab jika tidak peristiwa seperti itu akan kembali terulang. "Pendidikan karakter anak, etika, budi pekerti, sopan santun, harus segera dilakukan. Kalau tidak kita terus begini," tegasnya.

Seperti diketahui, Renggo Khadafi dianiaya oleh kakak kelasnya di sekolahnya di bilangan Makasar, Jakarta Timur. Kejadian dilakukan saat istirahat sekolah, Renggo yang tengah berjalan tergesa-gesa tidak sengaja menyenggol makanan ringan seharga Rp 1.000 yang dibawa oleh kakak kelasnya tersebut hingga terjatuh. Renggo telah meminta maaf dan mengganti makanan ringan tersebut. Kendati demikian pelaku Y tidak terima dan menganiaya korban dengan gagang sapu.

BERITA TERKAIT
Kepsek SDN Makasar 09 Terancam Dicopot Dari Jabatannya

Disdik: Kasus Renggo Sudah Dilaporkan ke Gubernur

Senin, 05 Mei 2014 4448

Usai Diotopsi, Jasad Renggo Dimakamkan Kembali

Usai Diotopsi, Jasad Renggo Dimakamkan Kembali

Senin, 05 Mei 2014 4260

sd 09 kekerasan dalam sekolah

Kepsek SDN 09 Makasar Terancam Dicopot

Senin, 05 Mei 2014 4846

Siswa SD Tewas Dianiaya Kakak Kelas

Siswa SD Tewas Dianiaya Kakak Kelas

Minggu, 04 Mei 2014 6148

ilustrasi_orang_meninggal.jpg

Diduga Dianiaya Pengasuh, Bocah 3 Tahun Tewas

Minggu, 04 Mei 2014 3523

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7036

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4655

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2172

Jrf2026 rezap

Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

Selasa, 27 Oktober 2026 2203

Pengprov akuatik dki jakarta rezap

Pramono Bidik Juara Umum PON 2028, Akuatik Jadi Andalan

Kamis, 29 Oktober 2026 1747

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks