Sudin Tata Air Dinilai Kurang Antisipatif

Jumat, 23 Oktober 2015 Reporter: Suparni Editor: Budhy Tristanto 4899

Sudin Tata Air Dinilai Kurang Antisipatif

(Foto: doc)

Krisis air bersih yang dialami beberapa pulau pemukiman seperti Pulau Lancang, Pulau Harapan dan Pulau Panggang saat ini, sebagian besar disebabkan karena rusaknya sistem penjernihan air laut atau Reverse Osmosis (RO).

Kalau diantisipasi sejak awal tidak mungkin terjadi seperti sekarang ini

Kepala Dinas Tata Air Provinsi DKI Jakarta, Tri Djoko Sri Margianto menilai, Suku Dinas (Sudin) Tata Air Kepulauan Seribu kurang antisipatif dalam menangani masalah ini.   

"Kasus kekeringan terjadi setiap memasuki musim kemarau, kalau diantisipasi sejak awal tidak mungkin terjadi seperti sekarang ini," ujar Tri Djoko, Jumat (23/10).

Djoko menambahkan, sejak ada peralihan kewenangan dari Sudin Perindustrian dan Energi (PE) ke Sudin Tata Air, lelang perbaikan dan perawatan RO di beberapa pulau memang mengalami kendala, sehingga harus menunggu proses lelang tahun depan.

"Kalau tidak gagal lelang, tahun ini harusnya semua RO yang rusak sudah dilakukan perbaikan," tandas Tri Djoko.

BERITA TERKAIT
RO Rusak, Pulau Lancang Krisis Air Bersih

RO Rusak, Pulau Lancang Krisis Air Bersih

Kamis, 22 Oktober 2015 4789

 Laporan RO Rusak Belum Ditindak lanjuti Sudin PU Tata Air

Mesin RO Rusak di Pulau Panggang Belum Ditindaklanjuti

Jumat, 23 Oktober 2015 5241

Sudin PE Alokasikan 164 ribu Watt Untuk RO

Daya 164 Ribu Watt Dialokasikan untuk IPO RO

Senin, 19 Oktober 2015 4192

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7133

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4825

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2084

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2502

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1109

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks