Sudin Tata Air Dinilai Kurang Antisipatif

Jumat, 23 Oktober 2015 Reporter: Suparni Editor: Budhy Tristanto 4693

Sudin Tata Air Dinilai Kurang Antisipatif

(Foto: doc)

Krisis air bersih yang dialami beberapa pulau pemukiman seperti Pulau Lancang, Pulau Harapan dan Pulau Panggang saat ini, sebagian besar disebabkan karena rusaknya sistem penjernihan air laut atau Reverse Osmosis (RO).

Kalau diantisipasi sejak awal tidak mungkin terjadi seperti sekarang ini

Kepala Dinas Tata Air Provinsi DKI Jakarta, Tri Djoko Sri Margianto menilai, Suku Dinas (Sudin) Tata Air Kepulauan Seribu kurang antisipatif dalam menangani masalah ini.   

"Kasus kekeringan terjadi setiap memasuki musim kemarau, kalau diantisipasi sejak awal tidak mungkin terjadi seperti sekarang ini," ujar Tri Djoko, Jumat (23/10).

Djoko menambahkan, sejak ada peralihan kewenangan dari Sudin Perindustrian dan Energi (PE) ke Sudin Tata Air, lelang perbaikan dan perawatan RO di beberapa pulau memang mengalami kendala, sehingga harus menunggu proses lelang tahun depan.

"Kalau tidak gagal lelang, tahun ini harusnya semua RO yang rusak sudah dilakukan perbaikan," tandas Tri Djoko.

BERITA TERKAIT
RO Rusak, Pulau Lancang Krisis Air Bersih

RO Rusak, Pulau Lancang Krisis Air Bersih

Kamis, 22 Oktober 2015 4609

 Laporan RO Rusak Belum Ditindak lanjuti Sudin PU Tata Air

Mesin RO Rusak di Pulau Panggang Belum Ditindaklanjuti

Jumat, 23 Oktober 2015 5004

Sudin PE Alokasikan 164 ribu Watt Untuk RO

Daya 164 Ribu Watt Dialokasikan untuk IPO RO

Senin, 19 Oktober 2015 3954

BERITA POPULER
Program magang disnakertrans gery ist3

1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan

Senin, 04 Mei 2026 881

Gubernur pramono danatara psel rezap

Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL

Senin, 04 Mei 2026 804

Dinkes mayday monas desi

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

Jumat, 01 Mei 2026 1180

RZA 0510

Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga

Senin, 04 Mei 2026 600

IMG 20260430 WA0117

Transjakarta-Kemnaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Sektor Transportasi Publik

Kamis, 30 April 2026 1108

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks