Upah Piket PHL Dinas Tata Air 6 Bulan Belum Dibayar

Kamis, 22 Oktober 2015 Reporter: Suriaman Panjaitan Editor: Widodo Bogiarto 11095

Upah Piket PHL Dinas Tata Air 6 Bulan Belum Dibayar

(Foto: Izzudin)

Sejumlah Pekerja Harian Lepas (PHL) Dinas Tata Air DKI Jakarta mengeluhkan belum dibayarnya upah piket mereka selama enam bulan terakhir. Akibatnya, untuk memenuhi kebutuhan operasional mereka saat bertugas, mereka terpaksa mencari pinjaman atau berhutang di warung.

Sejak April hingga Oktober upah piket kita belum dibayar

"Sejak April hingga Oktober upah piket kita belum dibayar," keluh salah seorang PHL Dinas Tata Air DKI kepada Beritajakarta.com, Kamis (22/10).

Ia mengaku, setiap bulannya PHL Dinas Tata Air menerima gaji sebesar Rp 2,7 serta upah piket Rp 1,5 juta. 

"Gaji kita UMP, itu buat keluarga. Kalau upah piket buat operasional kita sehari-hari. Seperti untuk ongkos, makan, minum dan lainnya," ujarnya.

‎Menurutnya, tertunggaknya pembayaran upah piket tersebut baru kali ini terjadi. Karena pada tahun sebelumnya, pembayaran upah piket selalu lancar.

"‎Upah piket dari Januari hingga Maret tahun ini, baru dibayarkan awal Oktober kemarin. Terus upah piket selanjutnya belum dibayarkan," terangnya.

Kepala Dinas Tata Air DKI, Tri Djoko Sri Margarito mengakui masih tertunggaknya upah piket PHL di instansinya.

"Benar, upahnya belum dibayar," kata Tri saat dihubungi Beritajakarta.com.

Menurut Tri, belum dibayarkannya upah piket para PHL, karena pihaknya sedang melakukan pembenahan struktural. Pembenahan tersebut berpengaruh terhadap sistem pengupahan.

"Kabid (kepala bidang) saya saat ini lagi mempelajarinya. Kalau tidak sesuai aturan, bisa yang kena (kasus) para kabid. Makanya kita lagi pelajari," ujar Tri.

Terkait telah dibayarkannya upah piket PHL untuk periode Januari-Maret, Tri mengaku siap bertanggungjawab. "Habisnya yang PHL sudah ribut-ribut. Saya putuskan membayar itu," tegasnya.

Tri mengungkapkan, pihaknya masih melakukan kaji ulang piket yang dilakukan ‎para PHL. Seharusnya piket dilakukan pada saat tertentu saja. "Sekarang kita lagi musim kemarau, jadi nggak perlu piket. Kalau musim hujan, piket baru kita berlakukan kembali," terangnya.


BERITA TERKAIT
Basuki: PNS Terima Duit, Langsung Pecat

PNS Bermain Anggaran dan Terima Suap akan Dipecat

Kamis, 22 Oktober 2015 12238

Gaji PHL UPK Badan Air Dinas Kebersihan Alami Pemotongan

Gaji PHL UPK Badan Air Diduga Dipotong Rp 200 Ribu

Senin, 19 Oktober 2015 13476

Dishubtrans Temukan Dua PHL Diduga Fiktif

Dishubtrans Temukan Dua PHL Diduga Fiktif

Rabu, 14 Oktober 2015 9223

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7128

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4817

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 1961

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2493

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1056

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks