DKI Luncurkan Aplikasi Perpustakaan Digital IJakarta

Selasa, 13 Oktober 2015 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Rio Sandiputra 14670

Pembangunan RPTRA Kebon Pala Diresmikan

(Foto: Yopie Oscar)

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), meluncurkan aplikasi perpustakaan digital berbasis media sosial, IJakarta. Peluncuran tersebut bersamaan dengan puncak acara Hari Anak Jakarta Membaca (Hanjaba), yang diselenggarakan, di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (13/10).

Saya sangat mengapresiasi adanya IJakarta ini. Saya harap orang Jakarta akan lebih suka baca

"Saya sangat mengapresiasi adanya IJakarta ini. Saya harap orang Jakarta akan lebih suka baca," ujar Basuki, Selasa (13/10).

Ini merupakan aplikasi perpustakaan digital pertama di Indonesia yang dilengkapi dengan alat untuk membaca buku digital atau ebook reader. Aplikasi ini merupakan hasil kerjasama dari Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD) dengan PT Woolu Aksara Maya. Nantinya aplikasi akan tersambung dengan Jakarta Smart City.

Menurut Basuki, tujuan diluncurkannya IJakarta agar masyarakat mudah mendapatkan buku yang berkualitas. Sekaligus bisa dijadikan sarana menerbitkan buku secara digital. "Ini bisa jadi ajang promosi buku dari penerbit. Tanpa harus dicetak, banyak yang bisa dihemat," katanya.

Aplikasi ini bisa diunduh di ponsel berbasis android, iOS, dan windows. Aplikasi ini bisa digunakan baik online maupun offline. Buku dalam bentuk digital ini bisa dipinjam secara gratis oleh masyarakat yang sudah mengunduh aplikasi.  "Warga Jakarta silakan membuka perpustakaan pribadi ini di IJakarta secara gratis. Ini adalah program untuk warga Jakarta," ucapnya.

Kepala BPAD DKI Jakarta, Tinia Budiati mengatakan, dalam aplikasi ini akan ada ribuan judul buku. Dengan beragam kategori, mulai dari buku pelajaran sekolah, kuliah, ilmu pengetahuan umum, biografi, sejarah, dan buku-buku populer lainnya.

"Semua jenis buku bisa diakses oleh seluruh warga Jakarta secara gratis," kata Tinia.

Peluncuran aplikasi iJakarta ini mendapat dukungan dari berbagai penerbit buku seperti Gramedia, Pustaka Utama, Erlangga, Agro Media Group, Mizan, Elex Media Komputindo, Gramedia Widiasarana Indonesia, Bhuana Ilmu Populer, Kepustakaan Populer Gramedia, Penerbit Kanisius, UGM Press, UNS Press, dan UB Press.

"Koleksi buku yang ada dalam perpustakaan elektronik ini akan terus bertambah. Sehingga masyarakat memiliki kesempatan untuk mengakses buku lebih banyak lagi," tandasnya.

Pada kesempatan ini BPAD DKI juga mendapatkan bantuan sebanyak 300 buku dari Pemerintah Singapura. Pemberian buku diserahkan secara simbolis oleh Dubes Singapura.

BERITA TERKAIT
Rusunawa Tambora Miliki Fasilitas Perpustakaan Umum

Perpustakaan Lengkapi Fasilitas Rusun Tambora

Senin, 12 Oktober 2015 5504

 Perpustakaan Jakut Tak Sediakan Buku Terapan

Perpustakaan Jakut Butuh Buku Terapan

Rabu, 30 September 2015 4777

PTSP Kelurahan Kebon Sirih Dilengkapi Gerobak Perpustakaan

PTSP Kelurahan Kebon Sirih Dilengkapi Perpustakaan

Selasa, 29 September 2015 10269

Seluruh Rusun akan Dilengkapi Perpustakaan

Seluruh Rusun akan Dilengkapi Perpustakaan

Senin, 12 Oktober 2015 5871

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 3853

Rano tinjau Jalan Rusak Thamrin jati

Rano Pastikan Perbaikan Jalan Rusak Terus Dilakukan

Selasa, 03 Februari 2026 433

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 738

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 648

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1135

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks