Kamis, 09 Januari 2014
Reporter: Nurito
Editor: Dunih
3002
(Foto: doc)
Sekitar 700 warga rela antre di kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), Jl Balai Pustaka Timur No 39, Blok B 10, Rawamangun, Pulogadung, Jakarta Timur. Kedatangan mereka untuk mendaftarkan diri sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Membludaknya jumlah pendaftar JKN, membuat kewalahan petugas PT Askes yang hanya berjumlah tiga orang. Beruntung petugas dari kantor pusat PT Askes ikut dikerahkan.
Kepala BPJS Cabang Jakarta Timur, Nurifansyah mengatakan, keanggotaan JKN ini terdiri dari peserta migrasi dari PT Askes, TNI dan Polri. Kemudian warga yang sebelumnya terdaftar di Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) maupun warga yang belum terdaftar di kepesertaan lain.
"Namun khusus bagi warga yang belum tedaftar di kepesertaan lain dan berasal dari keluarga tidak mampu, harus berdasarkan rekomendasi kelurahan dan puskesmas setempat," ujar Nurifansyah, Kamis (9/1).
Sumiyati (47), warga Kayumanis yang ikut antre pembuatan kartu JKN mengaku, rela antre untuk mendapatkan JKN. Selain sebagai keluarga miskin, ia ingin mendapatkan biaya perawatan atau pengobatan yang ditanggung oleh pemerintah.
"Agar kita bisa berobat gratis di rumah sakit maupun puskesmas," jelasnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan
Senin, 04 Mei 2026
880
Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL
Senin, 04 Mei 2026
798
Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026
Jumat, 01 Mei 2026
1159
Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga