Polisi Kawal Pengundian Kunci Lokbin Lorong Blok B

Kamis, 24 April 2014 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Widodo Bogiarto 4746

Pengundian Blok B Lokbin Lorong 103 Dijaga Puluhan Polisi

(Foto: Budhi Firmansyah Surapati)

Untuk mengantisipasi terulangnya kericuhan, puluhan anggota kepolisian mengawal pengundian kunci kios Lokasi Binaan (Lokbin) Lorong 103 Blok B, Koja, Jakarta Utara, Kamis (24/4). Sebelum memasuki areal pengundian, pedagang harus melewati serangkaian pemeriksaan ketat. Hal ini untuk menghindari keributan seperti yang terjadi Selasa (15/4) lalu.

Setelah ini, sudah tidak ada alasan PKL kembali berjualan di tepi jalan. Kalau masih membuka lapak akan kita tertibkan. Bagi yang belum dapat kios, saya kira UPT harus memberikan solusi

Para pedagang kaki lima (PKL) yang ingin melakukan pengundian, Rabu (23/4), sudah lebih dulu dibagikan kupon momor urut undian. Nomor tersebut akan menjadi bukti kepada petugas agar diperbolehkan masuk areal pengundian.

Usman (43), salah seorang pedagang, mengaku pasrah karena tidak ada perubahan alokasi jatah khusus kios bagi 89 pedagang. Pedagang pakaian yang sudah berjualan sekitar 30 tahun di Lorong 103 Koja itu akhirnya mengikuti pengundian yang dilakukan.

"Saya dapat nomor undian 51. Kita dibagikannya baru kemarin siang," kata Usman.

Kapolsek Metro Koja, Kompol Simangunsong mengatakan, selain menurunkan puluhan personelnya, sebanyak 70 anggota Satpol PP Jakarta Utara pun diturunkan mengawasi pengundian kunci kios. Selain itu, 10 anggota TNI juga dilibatkan.

"Saya berharap, kalau pedagang tidak puas silahkan bicarakan baik-baik saja, pasti ada solusi yang terbaik," kata Kompol Simangungsong.

Sementara Camat Koja, Rahmat Effendi menegaskan, setelah proses pengundian selesai, para PKL tidak lagi diperkenankan berjualan di tepi jalan Lorong 103, Koja. Sedangkan terhadap para pedagang yang belum mendapat alokasi kios, ia berharap pihak UPT dapat menyediakannya.

"Setelah ini, sudah tidak ada alasan PKL kembali berjualan di tepi jalan. Kalau masih membuka lapak akan kita tertibkan. Bagi yang belum dapat kios, saya kira UPT harus memberikan solusi," tegasnya.

Kepala UPT Lokbin Provinsi DKI Jakarta, Orada Sinurat menuturkan, saat ini memang pihaknya mengesampingkan beberapa pedagang yang protes. Karena menurutnya saat ini yang penting lokbin bisa berjalan dahulu.

"Tetap masih tidak ada perubahan, sebanyak 220 pedagang diundi untuk mendapat 135 kios yang ada. Sedangkan sisa kios tetap untuk 89 pedagang prioritas," ujarnya.

Sedangkan terhadap sisa 85 pedagang yang masuk dalam daftar tunggu, Orada mengatakan, mereka akan ditampung di Blok C Lokbin Lorong 103 yang akan dibangun 2015 mendatang. Sementara waktu, sebelum Blok C dibangun, rencananya pada pedagang akan ditampung di lokasi penampungan.

BERITA TERKAIT
lokbin_koja-tutup.jpg

Blok B Lokbin 103 Permai Segera Ditempati

Senin, 31 Maret 2014 6990

pengundian lokbin permai lorong 103 koja

Pedagang Ricuh, Pengundian Kios Lokbin Ditunda

Selasa, 15 April 2014 4077

penertiban_pasar_minggu_pkl.jpg

Puluhan Lapak PKL di Pasar Minggu Dibongkar

Rabu, 26 Februari 2014 3081

lokbin_meruya_ilir_wahyu.jpg

Lokbin Meruya Ilir Akan Dijadikan Percontohan

Selasa, 25 Februari 2014 7459

jokowi_jakarta_barat_moan.jpg

Lokbin PKL Rawabuaya Akan Dilengkapi Rusun

Kamis, 16 Januari 2014 3204

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2504

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1202

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 963

IMG 20260917 WA0098

111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis

Kamis, 17 September 2026 509

Gub pramono ppid

Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York

Jumat, 18 September 2026 404

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks