Senin, 31 Maret 2014
Reporter: Budhi Firmansyah Surapati
Editor: Agustian Anas
6685
(Foto: doc)
Pembangunan gedung Blok B Pasar Lokasi Binaan (Lokbin) 103 Permai, Koja, Jakarta Utara yang telah rampung Februari lalu akan mulai ditempati pedagang awal April 2014.
Koordinator pengurus Lokbin Lorong 103 Permai, Walidi, mengatakan molornya pengoperasian Blok B karena harus dilakukan verifikasi dan pengundian terhadap PKL yang akan menempati kios. Sebab, antara jumlah kios yang tersedia dan PKL yang ada tidak sebanding. Pasar Lokbin 103 Permai seluas 45 X 17 Meter itu terdiri dari 3 lantai dengan 224 unit kios. Sedangkan jumlah PKL yang ada di sekitar Jl Lorong 103 Permai mencapai 304 pedagang.
"Setelah verifikasi dan pengundian, mungkin sekitar tanggal 6 atau 8 April ini PKL sudah dapat masuk. Dari 304 PKL yang sudah didata, 89 diantaranya merupakan prioritas dan tak perlu melakukan pengundian lagi," ujarnya, Senin (31/3).
Prioritas sendiri diberikan pada 89 PKL karena mereka sudah ada sejak Lokbin berdiri dan tak pernah pindah. Sedangkan sisanya, masih akan diverifikasi dan dilakukan pengundian.
"Kalau sudah beroperasi, PKL tidak boleh lagi berjualan di sekitar Jl Lorong 103. Sedangkan PKL yang belum tertampung, akan kita relokasi," tegasnya.
Relokasi PKL yang belum tertampung saat ini masih dalam pembahasan, apakah dibuatkan lokasi penampungan di pelataran Blok B atau direlokasi ke Blok A Lokbin Lorong 103. Setelah itu, bila masih ada PKL yang berjualan di sekitar Jl Lorong 103, akan ditertibkan oleh pihak Satpol PP.
"Tidak ada sewa atau beli, cuma dikenakan retribusi Rp 4.000 selama dia berjualan. Tapi kalau dikontrakkan, akan kita sita dan ambil alih kiosnya," tandasnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan
Senin, 02 Februari 2026
4162
Rano Pastikan Perbaikan Jalan Rusak Terus Dilakukan
Selasa, 03 Februari 2026
632
Pemprov DKI Gelar Tiga Sorti Operasi Modifikasi Cuaca Hari Ini
Selasa, 03 Februari 2026
462
Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Diluncurkan Pekan Depan
Selasa, 03 Februari 2026
453
Pramono Pastikan Virus Nipah Belum Ditemukan di Jakarta