Tiru Rotterdam, Basuki Ingin Bangun Port of Jakarta

Jumat, 25 September 2015 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Rio Sandiputra 4518

 Tiru Rotterdam, Basuki Ingin Bangun Port of Jakarta

(Foto: Yopie Oscar)

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), berencana membanguan Port of Jakarta. Untuk mewujudkannya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI akan menggandeng PT Pelindo dan PT Pembangunan Jaya Ancol.

Kita ingin bagaimana gabung dengan Pelindo. Kalau di Rotterdam ada Port of Rotterdam, kenapa Jakarta nggak dinamain Port of Jakarta

Basuki mengatakan, rencana tersebut meniru konsep Port of Rotterdam, Belanda. Karena terkait dengan reklamasi pulau. Sehingga nantinya ada lima pulau yang akan digunakan untuk menunjang konsep tersebut.

"Kita ingin bagaimana gabung dengan Pelindo. Kalau di Rotterdam ada Port of Rotterdam, kenapa Jakarta nggak dinamain Port of Jakarta," kata Basuki, di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (25/9).

Menurut Basuki, akan ada lima pulau hasil reklamasi yang bisa digunakan. Yakni pulau N milik PT Pelindo, kemudian Pemprov DKI Jakarta memiliki pulau O, P, dan pulau Q, serta PT Pembangunan Jaya Ancol yang memiliki pulau M.

"Kan Pelindo sudah punya Pulau N, kami punya Pulau O, P, Q, dan Ancol punya Pulau M yang di sebelah kirinya Tanjung Priok. Nah, kenapa nggak kita gunakan Pulau M, N, O, P, dan pulau Q, jadi ada 5 pulau hasil reklamasi menjadi Port of Jakarta," ucapnya.

Bahkan, Basuki berkeinginan Port of Jakarta ini bisa menjadi pusatnya di kawasan Asia. Proyek ini diperkirakan akan menelan biaya hingga US$ 5 miliar.

"Tentu saja tidak menyerupai yang kayak di Rotterdam, tapi kan Rotterdam heart-nya Eropa. Nah Port of Jakarta juga nanti bisa jadi heart-nya Asia. Kalau dia kerjasama, Port of Rotterdam juga punya saham di dalam sini, kita bisa lebih efisien," katanya.

Di samping itu, DKI juga akan menaikkan saham kepemilikan di PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN) dan diserahkan kepada PT Jakarta Propertindo (Jakpro). Sebelumnya DKI hanya memiliki saham sebesar 20 persen di PT KBN. "Kenapa enggak saham PT KBN diserahkan ke Pelindo II dan Jakpro juga, jadi komposisinya 50:50," ucapnya.

Selain itu, Basuki juga menginginkan pemerintah Belanda serta Pelindo membantu menangani program reklamasi 17 pulau. Khususnya tentang kemungkinan terjadinya pencemaran laut.

Nantinya, lanjut Basuki, Pulau O, P, Q akan menjadi pusat logistik pelabuhan. ‎"Makanya saya bilang sama Pak Lino (Dirut Pelindo), kita harus namakan ini Port of Jakarta. Sehingga Rotterdam dan Jakarta, tidak hanya sister city. Tapi juga sister port, untuk networking, ini penting untuk logistik," tandas Basuki.

BERITA TERKAIT
Atasi Banjir, DKI Belajar dari Rotterdam

Atasi Banjir, DKI Belajar dari Rotterdam

Senin, 24 Agustus 2015 7245

Basuki & Wali Kota Rotterdam Berbagi Pengalaman Reklamasi Pulau

Basuki & Wali Kota Rotterdam Berbagi Pengalaman Reklamasi Pulau

Senin, 24 Agustus 2015 7807

Atasi Banjir, Basuki akan Terbang ke Rotterdam

Atasi Banjir, Basuki akan Terbang ke Rotterdam

Rabu, 16 September 2015 5850

 Basuki Pelajari Penanganan Banjir di Pemukiman Padat

Basuki Pelajari Penanganan Banjir di Pemukiman Padat

Rabu, 23 September 2015 5593

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 4691

Rano tinjau Jalan Rusak Thamrin jati

Rano Pastikan Perbaikan Jalan Rusak Terus Dilakukan

Selasa, 03 Februari 2026 768

Imlek glodok jati

Perayaan Imlek di Jakarta Bakal Lebih Semarak dan Berwarna

Selasa, 03 Februari 2026 612

IMG 20260203 191714

Pemprov DKI Gelar Tiga Sorti Operasi Modifikasi Cuaca Hari Ini

Selasa, 03 Februari 2026 597

Transjabodetabek blokM rezap

Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Diluncurkan Pekan Depan

Selasa, 03 Februari 2026 568

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks