Pelayanan IMB Online Masih Terhambat

Selasa, 22 April 2014 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Widodo Bogiarto 5557

ilustrasi imb online

(Foto: doc)

Pelayanan izin mendirikan bangunan (IMB) online yang diluncurkan 1 Februari 2014 lalu, ternyata masih menemui banyak hambatan. Beberapa pemohon masih belum memahami sistem online yang diberlakukan, sehingga permohonannya tidak dapat diproses. Selain itu akses jaringan juga menjadi salah satu kendala dalam pelayanan ini sehingga masih harus banyak perbaikan.

Masih banyak kendala, terutama saat upload data. Banyak masyarakat belum mengerti benar meng-upload data sehingga tidak masuk dan tidak bisa diproses

Kepala Dinas Pengawasan dan Penertiban Bangunan (P2B) DKI Jakarta, I Putu Ngurah Indiana mengakui, masih banyak kendala yang dihadapi dalam pelayanan IMB online.

"Masih banyak kendala, terutama saat upload data. Banyak masyarakat belum mengerti benar meng-upload data sehingga tidak masuk dan tidak bisa diproses," kata Putu, di Balaikota DKI Jakarta, Selasa (22/4).

Selain itu, banyak pemohon yang tidak memiliki email. Padahal dalam permohonan IMB online komunikasi dilakukan melalui email. Sehingga sebagian pemohon mengeluhkan dengan IMB online justru pelayanan semakin lama.

"Banyak pemohon yang tidak punya email, jadi tidak bisa di follow up. Akhirnya mereka datang ke kantor dan tanya langsung. Tapi itu hanya sebagian saja," ujar Putu.

Menurut Putu, jika secara manual, pembuatan IMB butuh waktu 15 hari. Sementara, sistem online bisa dipersingkat hingga hanya 7 hari. Dengan sistem online sebenarnya mempermudah masyarakat dalam mengurus IMB. Pasalnya, masyarakat tidak perlu datang ke kantor kecamatan atau Dinas P2B, tapi bisa mengajukan permohonan dari rumah maupun kantor.

Hingga saat ini pemohon yang mengajukan melalui IMB online tercatat mencapai lebih dari 1.000 orang untuk rumah tinggal dan sekitar ratusan izin untuk non rumah tinggal. Putu tidak mengetahui jumlah pasti pemohon, karena jumlahnya selalu bergerak setiap harinya. "Sudah ribuan yang mengajukan  izin," ujarnya.

Sementara itu, diakui Putu, dengan adanya sistem online ini sudah mengurangi calo dalam pembuatan IMB. Namun belum bisa menghilangkan 100 persen keberadaan calo. Kendati demikian, dengan sistem online ini akan mempersulit calo karena harus mendapatkan surat kuasa terlebih dahulu dari pemohon.

"Calonya juga harus canggih sekarang, harus punya email. Memang belum bisa menghilangkan 100 persen tapi sudah berkurang," kata Putu.

Untuk bisa mengajukan izin, pemohon bisa langsung membuka website dppb.jakarta.go.id, kemudian mengikuti langkah berikutnya sesuai petunjuk yang ada. Data dari P2B DKI Jakarta, rata-rata setiap tahun ada 12 ribu IMB yang diterbitkan. Sebanyak 80 persen di antaranya merupakan rumah tinggal, sementara sisanya non rumah tinggal. Pemohon pengurusan IMB mayoritas terdapat di Jakarta Utara dan Jakarta Barat.

Sementara hasil retribusi dari pembuatan IMB setiap tahunnya terus meningkat. Pada tahun 2012 retribusi yang didapat sebesar Rp 168 miliar dan pada 2013 naik menjadi Rp 202 miliar. Sedangkan pada tahun ini ditargetkan mencapai Rp 220 miliar.

BERITA TERKAIT
marak bangunan tanpa imb di jakarta timur

Bangunan Tanpa IMB Marak di Cibubur

Kamis, 17 April 2014 5778

jokowi_imb_online3.jpg

Berantas Calo, Jokowi Luncurkan IMB Online

Kamis, 13 Februari 2014 3532

Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kecamatan Kebon Jeruk

73 Pengajuan IMB Warga Kebon Jeruk Ditolak

Jumat, 11 April 2014 13306

jokowi_ulujami_rio.jpg

Jokowi Ancam Robohkan Bangunan Tanpa IMB

Kamis, 13 Februari 2014 3261

ahok_damkar_ciracas_jaktim_nurito.jpg

Basuki: Kampung Deret Solusi Atasi Kebakaran

Sabtu, 01 Maret 2014 3657

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7033

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4646

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2161

Road to lerata run anita

Road to Larata Run 2026 Padukan Olahraga dan Transportasi Publik

Sabtu, 31 Oktober 2026 1312

Jrf2026 rezap

Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

Selasa, 27 Oktober 2026 2200

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks