Basuki Apresiasi Gerakan Saya Perempuan Anti Korupsi

Selasa, 15 September 2015 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Lopi Kasim 5278

Basuki Apresiasi Gerakan Saya Perempuan Anti Korupsi

(Foto: Reza Hapiz)

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengapresiasi munculnya gerakan Saya, Perempuan Anti Korupsi (SPAK) yang digagas oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Basuki menilai, perempuan sangat berpengaruh dengan awal terjadinya kasus suap.

Karena wanita pasti berpengaruh besar ke bapak atau suaminya

Dikatakan Basuki, asal terjadinya kasus suap bisa berawal dari istri pejabat. Sehingga mereka perlu juga mendapatkan pemahaman-pemahaman terkait dengan korupsi. "Ada lelucon lucu, kalau mau dapat proyek, Anda harus baik-baikin istri atau ibunya. Karena wanita pasti berpengaruh besar ke bapak atau suaminya," kata Basuki, saat seminar Kekuatan Perempuan, Inspirasi Perubahan, di Balai Kota, DKI Jakarta, Selasa (15/9).

Basuki menceritakan, saat menjabat sebagai Bupati Belitung Timur, sering kali mendapatkan kiriman barang dari rekannya. Namun, barang-barang tersebut tidak diterima dan dikembalikan lagi. Karena dirinya tahu bahwa hal itu, bisa berdampak panjang dan terkait dengan jabatannya.

Basuki berharap para perempuan pegawai negeri sipil (PNS) mengetahui kegiatan mana saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan.

"Ada tradisi istri-istri pejabat, kalau pulang dari luar kota pasti bawa hadiah dan itu merepotkan. Jadi tolong jangan antar oleh-oleh ke rumah apalagi kasih ke istri, nanti repot kasih baliknya," ujar Basuki.

Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat (Dikyanmas) KPK, Sujanarko mengatakan, perempuan memiliki peran mulia di dalam hubungan masyarakat, terutama keluarga. Kekuatan perempuan, mampu mencegah korupsi. Sebaliknya perempuan juga dapat mendorong anggota keluarganya melakukan tindak korupsi.

"Makanya sabagai figur sentral dalam keluarga, perempuan harus mampu membentengi dirinya dan keluarganya dari korupsi," ucap Sujanarko.

Peserta seminar merupakan perwakilan organisasi perempuan dan pegawai perempuan dari seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD), dan istri-istri pejabat yang tergabung dalam PKK DKI.

BERITA TERKAIT
6 Aksi Cegah Korupsi di Pemprov DKI

6 Aksi Cegah Korupsi di Pemprov DKI

Jumat, 04 September 2015 10571

 PPID Dapat Cegah Korupsi di SKPD/UKPD

PPID Dapat Cegah Korupsi di SKPD/UKPD

Kamis, 20 Agustus 2015 5929

Basuki Ingatkan Pejabat Jangan Takut Pecat Bawahan Berkinerja Buruk

Pejabat Diminta Jangan Takut Pecat Bawahan Berkinerja Buruk

Jumat, 04 September 2015 18336

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 3693

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 737

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 647

Kominfo Jakut Gandeng Jakut Hub Perkuat Literasi Digital Generasi Muda

Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

Selasa, 27 Januari 2026 1422

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1037

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks