DKI Terima Penghargaan Ramah Demensia dan Lansia

Jumat, 11 September 2015 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Widodo Bogiarto 8310

DKI Terima Penghargaan Ramah Demensia dan Lansia

(Foto: Yopie Oscar)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperoleh penghargaan atas dukungannya terhadap berbagai kegiatan peningkatan kesadaran penyakit alzheimer atau penyakit yang menyebabkan penurunan daya ingat dan kemampuan mental. Penghargaan diberikan langsung kepada Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama, Jumat (11/9).

Ini masih menjadi PR kita untuk mewujudkannya. Namun kita sambut baik dengan adanya penghargaan ini

Basuki mengatakan, masih banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus dikerjakan untuk mewujudkan Jakarta sebagai kota ramah demensia dan lansia. Beberapa fasilitas juga telah didirikan, seperti taman lansia serta Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA). Selain itu, juga akan dibangun vila werda di Ciangir, Tangerang.

"Ini masih menjadi PR kita untuk mewujudkannya. Namun kita sambut baik dengan adanya penghargaan ini," kata Basuki, saat acara World's Alzheimer Day Tahun 2015 di Balai Kota, Jumat (11/9).

Pada kesempatan itu juga mendeklarasikan Jakarta sebagai kota ramah demensia dan lansia. Deklarasi dibacakan oleh Basuki bersama dengan Executive Director Alzheimer's Disease International Marc Wortmann, Executive Director Alzheimer's Indonesia DY Suharya, serta beberapa jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Deklarasi yang diucapkan yakni "bersama kita wujudkan Jakarta ramah dimensia dan lansia, ayo lawan pikun".

Executive Director Alzheimer's Disease International, Marc Wortmann mengatakan Jakarta konsisten untuk mewujudkan sebagai kota ramah demensia dan lansia. "Kami mengapresiasi gubernur yang telah memfasilitasi berbagai sosialisasi kesadaran penyakit alzheimer dengan menginstruksikan jajarannya untuk membuat Jakarta ramah demensia dan lansia," ujarnya.

Executive Director Alzheimer's Indonesia, DY Suharya menambahkan, tahun ini Jakarta memasukan materi sosialisasi penyakit alzheimer dalam masa orientasi peserta didik baru (MOPDB) siswa SMP dan SMA. Selain itu juga mensosialisasikan kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) menghadapi masa pensiun. Pemprov DKI juga telah memasang video 10 gejala alzheimer di berbagai videotron.

"Anak-anak muda ini nantinya membantu menyebarkan informasi mengenai alzheimer. Sedangkan sosialisasi pada PNS yang memasuki masa pensiun dapat mencegah kepikunan di masa tua  agar tetap produktif," ucapnya.

BERITA TERKAIT
Kepulauan Seribu Optimis Raih Penghargaan Kelurahan Sadar Hukum

Kepulauan Seribu Optimis Raih Penghargaan Kelurahan Sadar Hukum

Sabtu, 05 September 2015 5320

Pemprov DKI Jakarta Raih Penghargaan JKN Award

Pemprov DKI Jakarta Raih Penghargaan JKN Award

Selasa, 01 September 2015 6499

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7112

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4803

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 1887

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2472

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1016

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks