Kamis, 05 November 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 98
(Foto: Istimewa)
Sebanyak 50 peserta dari enam negara mengikuti pelatihan internasional pemadam kebakaran dan penyelamatan FIRESAFE 2026 di Museum Pemadam Kebakaran DKI Jakarta, kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur.
"Kali pertama diselenggarakan di Jakarta"
Kegiatan yang dibuka Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri RI, Safrizal tersebut menjadi ajang pertukaran pengetahuan, pengalaman, dan keterampilan dalam upaya pencegahan serta penanggulangan kebakaran dan penyelamatan.
Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur, Muchtar Zakaria mengatakan, kegiatan ini mendapat dukungan Lembaga Dana Kerja Sama Pembangunan Internasional (LDKPI) Kementerian Keuangan atau Indonesian AID bersama Kementerian Luar Negeri RI, dan sejumlah lembaga mitra.
Menurutnya, sebanyak 50 peserta berasal dari Fiji, Timor-Leste, Kepulauan Solomon, Vanuatu, Federasi Mikronesia, Papua Nugini, serta personel Gulkarmat DKI Jakarta.
"Pelatihan internasional pemadam kebakaran dan penyelamatan FIRESAFE 2026 ini baru kali pertama diselenggarakan di Jakarta," ujarnya, Kamis (5/11).
Muchtar menjelaskan, dalam rangkaian pelatihan gabungan tersebut, personel Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Timur turut memperagakan sejumlah keterampilan penyelamatan, di antaranya teknik penanganan berbagai jenis ular, seperti kobra dan sanca.
Demonstrasi tersebut menarik perhatian peserta dari luar negeri. Mereka tampak antusias menyaksikan keterampilan petugas dalam menangani satwa liar yang berpotensi membahayakan masyarakat.
" Personel Gulkarmat Jakarta Timur juga memperagakan teknik pemadaman api menggunakan karung basah serta alat pemadam api ringan (APAR)," terangnya.
Menurutnya, pelatihan perdana ini menjadi wadah untuk saling berbagi pengetahuan dan praktik terbaik dalam penanganan kebakaran maupun situasi kedaruratan.
"Rangkaian kegiatan dikemas melalui pembelajaran di kelas, observasi lapangan, demonstrasi keterampilan, hingga simulasi penanganan keadaan darurat," bebernya.
Ia berharap, pelatihan berskala internasional tersebut dapat memberikan manfaat, pengetahuan, dan pengalaman baru bagi seluruh peserta, baik personel Gulkarmat DKI Jakarta maupun perwakilan negara-negara peserta.
" Kami ingin kemampuan penanggulangan kebakaran dan penyelamatan dapat semakin berkembang," tandasnya.