Rabu, 04 November 2026 Reporter: Folmer Editor: Andry 239
(Foto: Folmer)
267 kelurahan dan 44 kecamatan se-Jakarta telah merampungkan pengisian Self Assessment Questionnaire (SAQ) pada Monitoring dan Evaluasi Elektronik (E-Monev) Keterbukaan Informasi Publik (KIP)Tahun 2026.
Ratusan badan publik kelurahan dan kecamatan yang garda terdepan (front liner) pelayanan publik di Jakarta mencatat kepatuhan luar biasa.
"Kami mengapresiasi kecamatan dan kelurahan yang telah berkomitmen,"
Wakil Ketua KI DKI Jakarta, Luqman Hakim Arifin mengapresiasi atas keseriusan dan komitmen yang ditunjukkan oleh badan publik kelurahan dan kecamatan di Jakarta.
Capaian ini merupakan sinyal positif peningkatan komitmen badan publik di tingkat kecamatan dan kelurahan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
"Kami mengapresiasi kecamatan dan kelurahan yang telah berkomitmen dan serius mengikuti proses ini. Kami berharap kecamatan dan kelurahan di Jakarta mampu meraih predikat Informatif pada tahun ini," ujar Luqman seperti dikutip melalui keterangan tertulis, Rabu (4/11).
Ia mengungkapkan, keterbukaan informasi tingkat kelurahan dan kecamatan di Jakarta sebagai organisasi perangkat daerah yang bersentuhan langsung dengan aktivitas harian masyarakat (front liner) sangat krusial.
"Kelengkapan pengisian SAQ menunjukkan kesiapan kecamatan dan kelurahan se DKI Jakarta dalam membuka akses informasi publik yang akurat dan responsif bagi warga," ungkapnya.
Menurutnya, E-Monev KI DKI Jakarta tahun 2026 memasuki tahap verifikasi isian SAQ dan data dukung yang telah diunggah oleh badan publik.
"Badan publik yang lolos atau memenuhi standar nilai akan melaju ke tahap presentasi," jelasnya.
Ia juga pentingnya komitmen jajaran pimpinan pada tahapan presentasi mendatang. Kehadiran langsung pimpinan badan publik menjadi salah satu poin penilaian.
"Kami berhadap komitmen yang sudah ditunjukkan sejak pengisian SAQ terjaga hingga tahap akhir," paparnya.