Rabu, 04 November 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 24
(Foto: Nurito)
Sebanyak 500 bibit tanaman sayuran ditanam di kawasan Waduk Dukuh 2, RW 03, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur. Kegiatan ini menjadi bagian dari peluncuran Gerakan Nasional Penanaman Satu Juta Tanaman Pekarangan untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong kemandirian pangan masyarakat.
"Ketahanan pangan"
Gerakan tersebut diinisiasi Perhimpunan Insinyur dan Sarjana Pertanian Indonesia (PISPI) berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, khususnya Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP), serta Pemerintah Kota Jakarta Timur.
Ketua Umum PISPI periode 2026-2031, Achmad Tjahya Nugraha mengatakan, kolaborasi dengan Pemprov DKI Jakarta merupakan bagian dari upaya mewujudkan penanaman satu juta bibit tanaman pekarangan di berbagai daerah di Indonesia.
Menurutnya, gerakan tersebut mendapat dukungan dari berbagai pihak, mulai dari TNI Angkatan Laut, TNI Angkatan Udara, TNI Angkatan Darat, perguruan tinggi hingga sejumlah lembaga lainnya.
"Kegiatan ini untuk membangun sinergisitas dalam mendukung program ketahanan pangan yang dimulai dari rumah tangga masyarakat," ujarnya, Rabu (4/11).
Achmad menjelaskan, gerakan penanaman satu juta tanaman pekarangan akan dilaksanakan secara bertahap dan menjangkau berbagai wilayah di Indonesia.
"Jenis tanaman yang dikembangkan akan disesuaikan dengan karakteristik dan potensi masing-masing daerah agar dapat tumbuh optimal serta memberikan manfaat bagi masyarakat setempat," terangnya.
Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Timur, Eka Darmawan menuturkan, pihaknya menyiapkan 500 bibit tanaman sayuran untuk mendukung gerakan nasional tersebut. Berbagai jenis tanaman yang disiapkan antara lain cabai, tomat, terong, kol, dan sejumlah komoditas lainnya.
Selain ditanam di kawasan Waduk Dukuh 2, sebagian bibit juga dibagikan kepada masyarakat sekitar agar gerakan menanam dapat berkembang hingga lingkungan permukiman.
"Keberadaan waduk dan hasil penanaman tanaman ini tentunya memiliki manfaat yang lebih besar karena dapat membantu menekan inflasi," ungkapnya.
Ia memaparkan, penanaman komoditas pangan seperti cabai dapat menjadi salah satu langkah sederhana untuk membantu mengendalikan inflasi, terutama ketika harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan.
"Saya berharap masyarakat turut berpartisipasi merawat tanaman yang telah ditanam agar hasilnya dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan," ucapnya.
Sementara itu, Ketua RW 03, Kelurahan Dukuh, Irman Riadi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PISPI serta jajaran Pemprov DKI Jakarta atas pelaksanaan program tersebut di wilayahnya.
Ia memastikan, perawatan dan pengelolaan tanaman selanjutnya akan dilakukan oleh Kelompok Tani (Poktan) Anggrek RW 03 bersama Poktan lainnya di Kelurahan Dukuh.
"Pastinya kita akan rawat dan melakukan penyiraman rutin. Terlebih, hasilnya juga bisa dimanfaatkan oleh warga di sini," tandasnya.