Jumat, 17 Juli 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 77
(Foto: Nugroho Sejati)
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan, Pemprov DKI segera mengendalikan kenaikan harga sejumlah komoditas sayuran yang dipicu berkurangnya pasokan dari daerah sentra produksi akibat cuaca dan ancaman kekeringan.
Pram, sapaan akrabnya mengatakan, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) segera mengecek penyebab kenaikan harga sekaligus menyiapkan langkah penanganan.
"Inflasinya terendah di seluruh Jawa,"
"Kami akan mengontrol, TPID akan mengontrol mengenai apa perubahan atau kenaikan ini. Karena yang dilihat spot pada hari ini, tentunya kami akan mengecek untuk itu. Tetapi yang jelas bahwa Pemerintah DKI Jakarta segera akan menangani ini," ujar Pram, Jumat (17/7).
Pramono menegaskan, meski terjadi kenaikan harga sejumlah komoditas, kondisi inflasi di Jakarta masih tetap terkendali. Bahkan hingga Juni 2026, DKI Jakarta mencatat inflasi terendah di antara seluruh provinsi di Pulau Jawa.
Berdasarkan data hingga Juni 2026, inflasi bulanan Jakarta tercatat sebesar 0,41 persen (month to month/mtm). Angka tersebut memang lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya, namun masih lebih rendah dari inflasi nasional yang mencapai 0,44 persen.
Sementara itu, inflasi tahunan Jakarta berada di level 2,78 persen (year on year/yoy), lebih rendah dibanding inflasi nasional sebesar 3,34 persen dan menjadi yang terendah di Pulau Jawa.
"Yang kedua, hal yang berkaitan dengan inflasi. Jakarta ini di semester sampai dengan bulan Juni kemarin, inflasinya itu terendah di seluruh Jawa," tandasnya.