Selasa, 03 November 2026 Reporter: Dessy Suciati Editor: Erikyanri Maulana 179
(Foto: Reza Pratama Putra)
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meninjau pembangunan tanggul Kali Angke segmen Permata Buana di Kembangan, Jakarta Barat, Selasa (3/11). Pembangunan infrastuktur ini dilakukan untuk mengendalikan banjir di DAS Kali Angke di Kelurahan Kembangan Utara.
Pramono menjelaskan, daerah ini selalu terdampak banjir karena secara topografi berada di titik terendah dibandingkan wilayah lainnya.
"segmen yang selalu banjirnya paling lama,"
"Memang di segmen ini adalah segmen yang selalu banjirnya paling lama dan terakhir. Karena cekungannya itu ada di paling bawah," ujar Pramono.
Pembangunan tanggul di Kali Angke segmen Permata Buana ini merupakan bagian dari JakTirta Project. Progres pembangunan tanggul sepanjang 2.057 km ini telah mencapai 90 persen dan terbagi dalam empat segmen.
"Dari 2,057 kilometer tadi ada empat segmen dan Alhamdulillah sekarang ini sudah 90 persen selesai," katanya.
Meski potensi banjir masih ada, namun ia meyakini debit dan volume air akan mengalami penurunan. Karena itu, selain membangun tanggul di Kali Angke, Pramono juga meminta jajarannya untuk memperkuat infrastruktur pengendali banjir di Jakarta Barat dengan memperbanyak pembangunan embung.
Pembangunan embung dimaksudkan untuk menambah luasan daerah tangkapan air, sehingga dapat mengurangi potensi banjir di wilayah sekitar saat curah hujan tinggi. Selain itu, ia juga menilai jumlah embung di Jakarta Barat saat ini masih sangat kurang.
"Tadi saya menyetujui untuk dibuatkan embung supaya catchment-nya, daya tampungnya juga bertambah. Sebab kalau hanya mengandalkan infrastruktur yang ada saja, saya yakin pasti tidak cukup," jelas Pramono.