Jumat, 30 Oktober 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 110
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI melakukan monitoring Rumah Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) Gandaria Utara Ceria, Jakarta Selatan untuk melihat perkembangan kelompok pangan sekaligus memastikan program edukasi konsumsi pangan sehat berjalan optimal di tengah masyarakat.
"Pentingnya mengonsumsi pangan yang bergizi"
Direktur Penganekaragaman Konsumsi Pangan Bapanas, Hamid Sangadji mengatakan, kunjungan tersebut bertujuan meninjau secara langsung aktivitas dan perkembangan kelompok pangan yang menjadi salah satu program unggulan Bapanas di tingkat provinsi.
"Ini merupakan upaya pengawasan program sekaligus edukasi kepada masyarakat pentingnya mengonsumsi pangan yang bergizi, seimbang, dan aman," ujarnya, Jumat (30/10).
Hamid berharap, keberadaan Rumah Pangan B2SA dapat mendorong masyarakat semakin memahami pentingnya mengonsumsi makanan yang beragam dan memenuhi kebutuhan gizi keluarga.
Lurah Gandaria Utara, Muhammad Fahri mengapresiasi kunjungan Bapanas RI yang dinilai dapat memperkuat edukasi masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan kebutuhan pangan bergizi, sesuai dengan prinsip B2SA, yakni beragam, bergizi, seimbang, dan aman.
"B2SA itulah komponen utama dari produk-produk yang dijual oleh Rumah Pangan GU Ceria ini. Semuanya kita lakukan pengelolaan dengan baik," terangnya.
Fahri menginginkan, keberadaan Rumah Pangan B2SA GU Ceria dapat terus berkembang, semakin maju, serta berperan aktif dalam meningkatkan kesadaran gizi masyarakat.
Menurutnya, edukasi tidak hanya dilakukan melalui penjualan produk pangan sehat, tetapi juga diperluas melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi mengenai resep serta cara mengolah makanan bergizi bagi keluarga.
"Kami ingin kesadaran gizi masyarakat meningkat. Karena, dengan kesadaran yang meningkat, masyarakat akan tercukupi asupan gizinya dan yang terpenting akan menghindarkan dari stunting," ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Kelompok Rumah Pangan GU Ceria, Dahlia Sinda menjelaskan, kelompoknya memiliki sejumlah produk unggulan yang dipasarkan kepada masyarakat, di antaranya kentang mustafa dan chicken nugget dengan berbagai varian rasa, mulai dari original, keju, hingga campuran sayuran seperti brokoli dan wortel.
"Inovasi ini dilakukan untuk menarik minat anak-anak agar lebih menyukai sayuran sekaligus mendapatkan asupan pangan yang bergizi," bebernya.
Dahlia menambahkan, saat ini pemasaran produk Rumah Pangan B2SA GU Ceria masih menggunakan sistem pemesanan terlebih dahulu atau pre-order.
Ke depan, pihaknya bersama Kelurahan Gandaria Utara berencana memperluas jangkauan pemasaran melalui kerja sama dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di tingkat kecamatan.
"Kami ingin pemasaran yang lebih luas lagi, termasuk dilibatkan dalam berbagai kegiatan resmi seperti PKK dan lainnya," tandasnya.