Jumat, 30 Oktober 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 119
(Foto: Nurito)
Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, memimpin kegiatan penimbangan sampah anorganik hasil pemilahan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) se-Kecamatan Duren Sawit di Pintu Air Kanal Banjir Timur (KBT), Kelurahan Malakasari.
"Dimasifkan terus"
Dalam kegiatan tersebut, berhasil dikumpulkan sekitar tiga ton sampah anorganik. Selanjutnya, sampah tersebut dijual kepada PT Morego yang berlokasi di Pusat Daur Ulang Plastik (PDUP) Ciracas.
Munjirin mengatakan, kegiatan penimbangan sampah anorganik ini merupakan bagian dari gerakan pengurangan sampah yang melibatkan seluruh ASN di wilayah Jakarta Timur. Kegiatan tersebut dilaksanakan setiap Jumat dengan lokasi penimbangan yang berpindah-pindah di setiap kecamatan.
Ia meminta gerakan tersebut terus diperluas agar tidak hanya melibatkan ASN, tetapi juga mampu mendorong partisipasi masyarakat, lembaga kemasyarakatan, hingga pelaku usaha.
"Gerakan ini saya mohon untuk dimasifkan terus. Sehingga, dapat memberi contoh dan bisa mengajak partisipasi masyarakat secara lebih luas," ujarnya, Jumat (30/10).
Munjirin menjelaskan, para pengurus RW, Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK), dan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) juga dapat bergabung dalam gerakan tersebut.
"Masyarakat yang memiliki kesadaran untuk mengurangi sampah dapat membawa sampah anorganik yang sudah dipilah ke lokasi penimbangan setiap Jumat sesuai jadwal yang disepakati camat dan lurah," terangnya.
Menurutnya, keterlibatan ASN dalam mengumpulkan sampah anorganik secara rutin dapat menjadi contoh nyata bagi masyarakat. Selain meningkatkan kesadaran memilah sampah, gerakan ini juga diharapkan mampu mengurangi volume sampah yang dibuang ke tempat pemrosesan akhir.
"Kegiatan serupa sebelumnya sudah dimulai di Kecamatan Makasar dan kini dilaksanakan di Kecamatan Duren Sawit. Saya berharap, kecamatan lainnya segera mengikuti langkah tersebut sehingga gerakan pengumpulan sampah anorganik dapat berjalan secara luas dan berkelanjutan di Jakarta Timur," ungkapnya.
Sementara itu, Camat Duren Sawit, Kelik Sutanto memaparkan, pengumpulan sampah anorganik yang melibatkan seluruh ASN dan PJLP merupakan langkah awal untuk membangun budaya memilah sampah dari lingkungan pemerintahan.
"Ke depan, kita akan melibatkan seluruh masyarakat di Kecamatan Duren Sawit untuk melaksanakan pengumpulan sampah anorganik setiap Jumat," bebernya.
Kelik menambahkan, gerakan tersebut selanjutnya akan diperluas dengan mengajak warga dan instansi swasta untuk berpartisipasi.
"Seluruh elemen masyarakat, mulai dari unsur pemerintah, warga, hingga pelaku usaha diharapkan dapat berkontribusi dalam pengumpulan sampah anorganik setiap pekan," tandasnya.