Jumat, 30 Oktober 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 167
(Foto: Anita Karyati)
Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Utara menanam sebanyak 10 pohon tabebuya di bantaran Kali Sunter, Jalan Inspeksi Kali Sunter, Kelurahan Rawa Badak Utara, Kecamatan Koja.
"Penanaman pohon terus kami gencarkan"
Kepala Suku Dinas Tamhut Jakarta Utara, Reina Camelia mengatakan, penanaman tersebut merupakan bagian dari program rutin Jumat Menanam. Kegiatan ini bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan lahan kosong sekaligus menambah Ruang Terbuka Hijau (RTH).
"Program penanaman pohon terus kami gencarkan secara merata di enam kecamatan. Lokasi penanaman meliputi jalur hijau, taman, hutan kota, hingga area taman pemakaman umum," ujarnya, Jumat (30/10).
Reina menjelaskan, sebelum penanaman dilakukan, petugas terlebih dahulu melaksanakan survei lokasi untuk memastikan jenis pohon yang dipilih sesuai dengan karakteristik lingkungan setempat.
"Berdasarkan data Sudin Tamhut Jakarta Utara, sejak Januari hingga Oktober 2026 tercatat sebanyak 994 pohon pelindung telah ditanam di Jakarta Utara," terangnya.
Reina menambahkan, penanaman pohon pelindung diharapkan dapat memperluas tutupan tajuk hijau, meningkatkan kualitas udara, serta menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih teduh dan asri.
"Kami berkomitmen untuk terus menambah penghijauan di Jakarta Utara. Kami juga mengajak masyarakat ikut berperan aktif dengan menanam dan merawat pohon di sekitar tempat tinggal masing-masing," ucapnya.
Sementara itu, Wakil Camat Koja, Shalih Nopiansyar menuturkan, lokasi penanaman di Jalan Inspeksi Kali Sunter sebelumnya merupakan lahan kosong yang sempat terbengkalai.
Penataan kawasan tersebut dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor dengan melibatkan Sudin Tamhut dan masyarakat setempat. Terlebih, lokasi tersebut berada di jalur yang ramai dilalui warga.
"Hari ini kami bersama Sudin Tamhut Jakarta Utara sudah menanam 10 pohon tabebuya dengan tinggi rata-rata sekitar empat meter. Semoga pohon ini dapat tumbuh dengan baik serta menambah kehijauan di kawasan ini," imbuhnya.
Menurutnya, penghijauan tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan estetika dan kenyamanan lingkungan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendukung kesiapan wilayah dalam menghadapi penilaian Adipura.
Ia mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat pohon yang telah ditanam. Warga juga diajak memanfaatkan pekarangan rumah dengan menanam berbagai tanaman penghijauan.
"Penghijauan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi masyarakat. Sehingga, lingkungan kita akan semakin hijau, teduh, dan nyaman," tandasnya.