Komisi D Tekankan Normalisasi dan Penataan Permukiman Atasi Banjir Mampang

Jumat, 30 Oktober 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 227

Komisi D normalisasi kali mampang fakhri

(Foto: Fakhrizal Fakhri)

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike menilai, penanganan banjir di Kali Mampang segmen Poncol, Kuningan Barat, Jakarta Selatan membutuhkan perencanaan jangka panjang. Kondisi wilayah yang cekung dan rendah hingga padatnya permukiman di bantaran kali menjadi kendala dalam pelaksanaan normalisasi.

Menurut Yuke, kawasan tersebut kerap dilanda banjir karena kondisi geografisnya. Di sisi lain, permukiman padat yang berada di antara gedung bertingkat dan pusat bisnis memiliki akses terbatas sehingga menyulitkan mobilisasi alat berat untuk pengerukan sungai.

"Tidak bisa diselesaikan dalam jangka pendek,"

Kondisi itu membuat normalisasi hanya dapat dilakukan di sejumlah titik yang memungkinkan, sehingga upaya mengatasi banjir di kawasan tersebut tidak bisa diselesaikan dalam waktu singkat.

"Ini memang masih menjadi pekerjaan rumah panjang. Upaya yang sudah dilakukan mudah-mudahan bisa mengurangi banjir, tetapi sepertinya tidak bisa diselesaikan dalam jangka pendek," ujar Yuke, Jumat (30/10).

Yuke menambahkan, penanganan banjir perlu dilakukan dari hulu, antara lain melalui pembangunan tampungan air seperti Embung Kebagusan. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu menahan aliran air dan mengendalikan debit yang menuju Kali Mampang serta Kali Krukut.

Selain itu, ia juga mengusulkan penataan permukiman di bantaran kali dengan menyediakan hunian layak bagi warga terdampak.

"Langkah ini dinilai penting untuk membuka ruang bagi normalisasi sungai sekaligus pembangunan tampungan air yang lebih besar sesuai kebutuhan dan kondisi lapangan," imbuhnya.

Yuke menegaskan, pihaknya mendukung upaya Pemprov DKI dalam mengatasi banjir melalui koordinasi dan perencanaan yang matang. Namun, target penyelesaian normalisasi di kawasan tersebut belum dapat dipastikan karena masih menghadapi berbagai kendala.

"Dengan koordinasi yang baik dan perencanaan yang matang, kami yakin masalah banjir ini bisa diselesaikan secara bertahap," katanya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meninjau normalisasi Kali Mampang segmen Poncol untuk mengurangi risiko dan volume banjir menjelang musim hujan pada akhir November.

Pekerjaan normalisasi yang dilakukan Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan mendapat dukungan DPRD DKI itu juga menyasar sejumlah sungai lain seperti Kali Ciliwung dan Kali Krukut. Upaya tersebut diiringi rencana penataan permukiman serta pembenahan infrastruktur jalan secara menyeluruh.

BERITA TERKAIT
Pramono Tinjau Normalisasi Kali Mampang rezap

Pramono Tinjau Normalisasi Kali Mampang untuk Kurangi Risiko Banjir

Kamis, 29 Oktober 2026 395

Peresmian embung jaktim rezap

Perkuat Infrastruktur Pengendali Banjir, Pram Resmikan Dua Embung Konservasi di Jaktim

Senin, 19 Oktober 2026 1091

Pembangunan embung kebagusan rezap

Embung Kebagusan Diharapkan Atasi Banjir dan Jadi Sumber Air Bersih

Jumat, 16 Oktober 2026 1065

BERITA POPULER
Munjirin Tinjau Ring Tinju Flyover Kampung Melayu

Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

Senin, 26 Oktober 2026 5467

Jrf2026 rezap

Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

Selasa, 27 Oktober 2026 1903

Sudin SDA kepulauan Seribu tanam mangrove ist

105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

Senin, 26 Oktober 2026 1676

Keseruan Hari Pertama Jakarta Running Festival 2026 1

Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

Sabtu, 24 Oktober 2026 1928

LRT jakarta jati2

Kapasitas LRT Diminta Ditambah Usai Transportasi Publik Semakin Terhubung

Senin, 26 Oktober 2026 1522

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks