Kamis, 29 Oktober 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 152
(Foto: Nurito)
Sebanyak lima alumni Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Timur berhasil diterima bekerja di Jepang. Keberangkatan mereka bekerja di Jepang ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam memperluas kesempatan kerja sekaligus menekan angka pengangguran.
"Sudah dibekali keterampilan"
Kelima pekerja migran Indonesia tersebut diberangkatkan melalui Bandara Soekarno-Hatta pada Rabu (28/10) sore. Sebelum keberangkatan, mereka bersama perwakilan Jakaruta Global Group (JGG) terlebih dahulu melakukan kunjungan ke PPKD Jakarta Timur.
Kepala PPKD Jakarta Timur, Teguh Hendarwan mengatakan, pihaknya tidak hanya memberikan pelatihan keterampilan kepada warga, tetapi juga menjembatani mereka agar dapat mengakses peluang kerja di luar negeri.
"Kami menjembatani warga Jakarta yang ingin bekerja di luar negeri. Tentunya, mereka sudah dibekali keterampilan melalui pelatihan di PPKD Jakarta Timur," ujarnya, Kamis (29/10).
Teguh menjelaskan, alumni yang diberangkatkan, yakni Ayu Revi Asistin, Nabila Artika Safitri, dan Nabila Intan Nuraini, merupakan peserta pelatihan Bahasa Jepang dan Otomotif Roda Empat Angkatan I Tahun 2025.
"Mereka akan bekerja di perusahaan Shin International Kabushiki Gaisha selama lima tahun," terangnya.
Menurutnya, dua alumni lainnya yakni, Agung Dwika Candra dan Fatir Abdee Anugrah yang pernah mengikuti pelatihan Bahasa Jepang dan Scaffolding Angkatan I Tahun 2026 akan bekerja di MANTO beralamat di 48 Noguchi Sadamichi, Komaki-shi, Aichi-ken, Jepang, selama tiga tahun.
"Tahun ini PPKD Jakarta Timur menargetkan sebanyak 40 orang dapat diberangkatkan ke Jepang secara bertahap. Seluruh proses pemberangkatan ditargetkan rampung pada Desember mendatang," bebernya.
Salah seorang alumni PPKD Jakarta Timur, Fatir Abdee Anugrah mengaku bersyukur mendapat kesempatan bekerja di Jepang setelah mengikuti pelatihan kerja selama empat bulan.
"Keberangkatan ini menjadi langkah awal untuk mewujudkan cita-citanya bekerja di luar negeri dan meningkatkan kesejahteraan keluarga," ungkapnya.
Ia menuturkan, selama mengikuti pelatihan di PPKD Jakarta Timur fasilitasnya sangat baik dan semuanya gratis.
"Saya mendapatkan keterampilan Scaffolding serta pembelajaran Bahasa Jepang," tandasnya.