Rabu, 28 Oktober 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 83
(Foto: Istimewa)
Hujan deras yang mengguyur sebagian wilayah Jakarta menyebabkan dua pohon tumbang di Jakarta Timur, Selasa (27/10) malam. Kedua pohon tersebut sempat menutupi badan jalan, tetapi saat ini sudah berhasil dievakuasi sehingga arus lalu lintas kembali lancar.
"Dua unit mobil dump truck dikerahkan"
Kepala Seksi Jalur Hijau dan Hutan Kota Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Timur, Arwin Barus mengatakan, pohon pertama yang tumbang merupakan jenis alpukat dengan diameter sekitar 40 sentimeter dan tinggi 10 meter. Pohon tersebut tumbang di Jalan Buni, Kelurahan Munjul, Kecamatan Cipayung.
Kemudian, pohon kedua berjenis petai cina dengan diameter sekitar 80 sentimeter dan tinggi 10 meter tumbang di Jalan Transyogi atau Jalan Alternatif Cibubur, Kelurahan Pondok Ranggon, Kecamatan Cipayung.
"Kedua pohon ini tumbang menutupi badan jalan tadi malam. Untuk itu, kami langsung melakukan proses evakuasi dan kini sudah tuntas," ujarnya, Rabu (28/10).
Arwin menjelaskan, proses evakuasi melibatkan 12 personel Pasukan Hijau Satuan Tugas (Satgas) Pertamanan yang merupakan tim pemangkasan pohon.
"Dua unit mobil dump truck dikerahkan untuk mengangkut batang dan ranting pohon yang sudah dipotong," terangnya.
Menurutnya, proses penanganan berjalan lancar tanpa kendala. Beruntung, kedua pohon tersebut tidak menimpa bangunan maupun kendaraan.
"Kejadian ini tidak sampai menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka," ungkapnya.
Arwin mengimbau masyarakat, khususnya pengendara dan pejalan kaki, agar meningkatkan kewaspadaan saat hujan deras. Masyarakat diminta tidak berteduh di bawah pohon karena berisiko tertimpa pohon atau ranting yang patah dan tumbang.
"Kami sarankan masyarakat agar mencari tempat berteduh yang lebih aman untuk menghindari risiko kecelakaan akibat cuaca buruk," ucapnya.
Sementara itu, salah seorang warga Munjul, Yani (31) mengapresiasi langkah cepat petugas dalam menangani pohon tumbang di wilayahnya.
"Batang pohon tumbang sudah dievakuasi sehingga pagi tadi warga sudah dapat melintas di Jalan Buni dengan lancar," tandasnya.