31 Rumah Warga Terdampak Pembangunan Rupom Kali Apuran Dibongkar

Selasa, 27 Oktober 2026 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 117

Penertiban bangunan rumah pompa kali apuran budi

(Foto: Budhi Firmansyah Surapati)

Setelah proses relokasi warga ke sejumlah rumah susun selesai, Senin (26/10) kemarin, petugas gabungan Pemkot Jakarta Barat, Selasa (27/10) hari ini, mulai melakukan pembongkaran 31 rumah warga RT 08/12 Kelurahan Kapuk, Cengkareng, yang terdampak revitalisasi dan pembangunan rumah pompa (Rupom) Kali Apuran.

Wali Kota Jakarta Barat, Iin Muthmainah mengatakan, pembongkaran bangunan hunian warga itu bagian dari upaya pengembalian lahan aset milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Rencananya, di lahan itu akan dibangun infrastruktur pengendali banjir.

Pembangunan rupom diperkirakan rampung akhir Desember 2027

"Secara bertahap kami dari jajaran kota melakukan edukasi, sosialisasi dan pendekatan yang kondusif kepada masyarakat agar mau direlokasi," katanya, Selasa (27/10).

Selain merelokasi 31 pemilik bangunan ke Rusun Cinta Kasih Budha Tzu Chi, jelas Iin, pihanya juga memfasilitasi relokasi bagi warga pengontrak.

Dipaparkan Iin, tercatat ada lima KK yang direlokasi ke Rusun Cinta Kasih Budha Tzu Chi, dua KK ke Rusun Pulogadung, dan masing-masing satu KK ke Rusun Rawa Bebek serta Rusun Rorotan. Sedang sisanya, 19 KK memilih untuk pulang kampung serta pindah kontrakan atau tinggal di tempat saudara.

"Setelah proses pembongkaran rampung, akan dilakukan pekerjaan fisik oleh Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta," ucap Iin. 

Menurut Iin, pembangunan rumah pompa ini ditargetkan bisa mengatasi genangan saat musim penghujan di wilayah Kelurahan Cengkareng Barat, Cengkareng Timur, Kedaung Kaliangke dan Kelurahan Kapuk.

"Pembangunan akan dilaksanakan segera. Diperkirakan pekerjaan rampung akhir Desember 2027," tambahnya.

Kepala Satpol PP Jakarta Barat, Heri Purnama menambahkan, proses pembongkaran rumah warga ini melibatkan sekiatr 200 personel gabungan  Satpol PP, SDA, Bina Marga, Perhubungan, Gulkarmat, Tamhut, PPSU, Kepolisian dan TNI. serta dua unit alat berat excavator.

Sebelum pelaksanaan pembongkaran hari ini, Heri menjelaskan jajarannya juga turut membantu proses pindahan warga yang direlokasi ke hunian baru. Lalu, pihak UKPD terkait seperti Suku Dinas Pendidikan dam Dukcapil juga telah menggelar layanan kepada warga relokasi.

"Pembongkaran ini hanya bagian dari rangkaian proses relokasi yang telah dilaksanakan sejak tiga pekan lalu," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Relokasi Warga Terdampak Pembangunan Pompa Kali Apuran Tuntas

31 KK Terdampak Pembangunan Pompa Kali Apuran Telah Direlokasi

Senin, 26 Oktober 2026 286

Warga kali apuran pindah rusun budi

Warga Terdampak Pembangunan Rupom Kali Apuran Mulai Pindah ke Rusun

Jumat, 09 Oktober 2026 796

IMG 20260930 WA0061

Pemkot Jakbar Siap Relokasi Warga Terdampak Pembangunan Rupom Kali Apuran

Rabu, 30 September 2026 764

BERITA POPULER
Penertiban PKL Sungai Bambu anita 01

Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

Rabu, 21 Oktober 2026 2878

LRT jakarta jati2

Kapasitas LRT Diminta Ditambah Usai Transportasi Publik Semakin Terhubung

Senin, 26 Oktober 2026 1113

Keseruan Hari Pertama Jakarta Running Festival 2026 1

Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

Sabtu, 24 Oktober 2026 1650

Penataan Lahan Jadi Taman Interaktif Cijantung nurito

Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

Jumat, 23 Oktober 2026 1649

Bpbd omc ist

Antisipasi Cuaca Panas, Pemprov DKI Siapkan OMC Jelang JRF dan Konser Kanye West

Rabu, 21 Oktober 2026 1633

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks