BPBD Jaksel Edukasi Kebencanaan di SMA Bakti Idhata

Senin, 26 Oktober 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 339

BPBD Jaksel Edukasi Kebencanaan di SMA Bakti Idhata

(Foto: Tiyo Surya Sakti)

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melakukan sosialisasi, edukasi, dan simulasi kebencanaan di SMA Bakti Idhata, Kelurahan Cilandak Barat, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan.

"Penyelamatan diri yang tepat"

Komandan Pleton (Danton) BPBD Wilayah Jakarta Selatan, Muhammad Nur mengatakan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan warga sekolah dalam menghadapi potensi bencana, khususnya gempa bumi, melalui pembekalan materi dan simulasi penyelamatan diri.

Menurutnya, edukasi kebencanaan sejak dini penting dilakukan agar peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan memiliki pemahaman serta kemampuan tanggap darurat yang baik.

"Kegiatan ini merupakan implementasi dari Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 187 Tahun 2016 tentang Sekolah/Madrasah Aman Bencana. Kami ingin memastikan para pelajar, guru, hingga tenaga kependidikan memahami langkah-langkah penyelamatan diri yang tepat," ujarnya," Senin (26/10).

Nur menjelaskan, materi sosialisasi meliputi teknik berlindung yang benar saat terjadi gempa bumi, pengenalan peralatan kebencanaan untuk pertolongan di air atau water rescue, serta informasi mengenai kanal resmi dan layanan edukasi kebencanaan BPBD DKI Jakarta melalui situs web dan media sosial.

"Kegiatan hari ini diikuti 173 peserta, terdiri dari 163 murid dan yang lainnya merupakan unsur guru dan komite sekolah. Sosialisasi juga menjadi upaya meningkatkan kesiapsiagaan sekaligus mendorong pembentukan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di lingkungan sekolah," terangnya.

Selain mendapatkan pembekalan teori, lanjut Nur, peserta mengikuti simulasi langsung untuk melatih kemampuan menghadapi situasi darurat kebencanaan.

"Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar, aman, dan kondusif," bebernya.

Sementara itu, Kepala SMA Bakti Idhata, Lulus Juharman mengapresiasi kolaborasi dengan BPBD dalam meningkatkan kesiapsiagaan bencana sejak dini di lingkungan sekolah.

Ia berharap, kegiatan edukasi dan simulasi kebencanaan dapat dilaksanakan secara rutin dengan melibatkan lebih banyak peserta.

"Hari ini yang ikut itu kelas XI karena kelas XII sedang ujian. Semoga nantinya kita semua bisa mendapatkan sosialisasi ini lagi. Sangat penting, mengingat bencana itu bisa dapat kapan pun," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Simulasi gempa bumi pemkot jakpus folmer

Pegawai Pemkot Jakpus Ikut Simulasi Penyelamatan Gempa

Rabu, 21 Oktober 2026 366

Simulasi gempa jaktim nurito

300 Pegawai Ikuti Simulasi Gempa di Kantor Wali Kota Jaktim

Rabu, 21 Oktober 2026 368

Simulasi gempa jaksel tiyo

Simulasi Gempa di Jaksel Diadakan di 122 Lokasi

Rabu, 21 Oktober 2026 407

BERITA POPULER
Munjirin Tinjau Ring Tinju Flyover Kampung Melayu

Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

Senin, 26 Oktober 2026 4057

Jrf2026 rezap

Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

Selasa, 27 Oktober 2026 1182

Penertiban PKL Sungai Bambu anita 01

Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

Rabu, 21 Oktober 2026 2933

Sudin SDA kepulauan Seribu tanam mangrove ist

105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

Senin, 26 Oktober 2026 1352

LRT jakarta jati2

Kapasitas LRT Diminta Ditambah Usai Transportasi Publik Semakin Terhubung

Senin, 26 Oktober 2026 1269

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks