Minggu, 25 Oktober 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 67
(Foto: Istimewa)
DAD Archery Club merengkuh gelar Juara Umum dalam kompetisi Jakarta Series 2 Tahun 2026 yang berlangsung di Stadion Gongseng, Jakarta Timur, 22-24 Oktober 2026. DAD Archery Club merengkuh gelar Juara Umum dengan torehan 13 emas, 12 perak, dan 11 perunggu.
"Tetap giat berlatih"
Kemudian, untuk posisi dua diraih klub FAST Kodamar dengan raihan total 10 medali emas, lima medali perak, dan lima perunggu. Sementara, berhak atas posisi ketiga klub East Archery Team dengan perolehan sembilan emas, 10 perak, dan sembilan perunggu.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta, Andri Yansyah menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet yang berlaga di Invitasi Panahan Jakarta Series 2 Tahun 2026.
"Selamat kepada atlet yang berhasil meraih prestasi, terus tingkatkan kemampuan agar bisa semakin baik lagi. Prinsipnya, yang sudah menjadi juara atau belum harus tetap giat berlatih dengan sungguh-sungguh agar nanti bisa berprestasi hingga di level internasional," ujarnya, Minggu (25/10).
Pelatih dari DAD Archery Club, Sanjaya menjelaskan, klubnya berhasil meraih Juara Umum di Jakarta Series 2 Tahun 2026 dengan total perolehan 13 medali emas, 12 perak, dan 11 perunggu untuk kategori beregu/tim serta individual/perorangan.
"Tentu sangat membanggakan sekali atlet-atlet pelajar dari DAD Archery Club bisa menorehkan prestasi di kompetisi ini. Saya harap seluruh atlet yang sudah berprestasi untuk tidak cepat berpuas diri. Bagi yang belum menuai prestasi jangan berkecil hati dan harus semakin giat berlatih," ucapnya.
Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta, Bapopsi, dan Pengprov Perpani DKI Jakarta yang sangat mendukung cabang olahraga (Cabor) panahan melalui kompetisi sebagai ajang pembinaan dan meningkatkan pengalaman bertanding atlet-atlet muda.
"Adanya kompetisi atau kejuaraan ini sangat penting karena juga bisa menjadi sarana evaluasi atlet agar bisa semakin baik lagi nantinya," ucapnya.
Sementara itu, atlet muda DKI Jakarta dari DAD Archery Club, Muhammad Sakhi Athaillah berhasil meraih prestasi setelah tampil di sejumlah nomor pertandingan recurve putra, baik kategori umum maupun kelompok usia U15.
Keberhasilan ini sekaligus menunjukkan konsistensi atlet berusia 14 tahun tersebut dalam bersaing di tingkat regional maupun internasional.
Sakhi yang merupakan siswa kelas IX Junior High School Budi Cendekia Islamic School tampil pada nomor Recurve Umum Putra jarak 70 meter, serta Recurve U15 Putra jarak 40 meter.
Dari dua kategori yang diikutinya, Sakhi berhasil mengoleksi empat medali dengan rincian dua emas, satu perak, dan satu perunggu.
Medali perunggu diraih Sakhi pada nomor Recurve Umum Beregu Putra jarak 70 meter bersama Owen Abdillah Tantra dan Darryl Threezqi Ilyasa.
Sementara itu, medali perak diperoleh pada nomor kualifikasi Recurve Junior Men U15 Tahun jarak 40 meter.
Sakhi kemudian tampil maksimal pada nomor eliminasi Recurve Putra U15 Tahun jarak 40 meter dan berhasil meraih medali emas.
Prestasi emas lainnya diraih pada nomor Recurve Beregu Putra U15 Tahun jarak 40 meter. Sakhi memperkuat tim bersama Moreno dan Owen Abdillah Tantra.
Sakhi merupakan atlet junior DKI Jakarta yang bergabung dengan DAD Archery Club. Keberhasilannya di Jakarta Series 2 menjadi tambahan prestasi dalam perjalanan kariernya di cabang olahraga panahan.
Sebelumnya, pada turnamen Jakarta Series Open 1 Tahun 2026 yang berlangsung 12-14 Juni 2026, Sakhi juga berhasil meraih dua medali emas.
Dua emas tersebut diperoleh pada nomor Kualifikasi Recurve Junior U15 Putra jarak 40 meter dan Recurve Beregu U15 Putra jarak 40 meter.
Pada nomor beregu, Sakhi tampil bersama Ziqra Zein Tubagus Chan dan Owen Abdillah Tantra.
Tidak hanya berprestasi di dalam negeri, Sakhi juga pernah mengikuti kompetisi internasional Singapore Archery Youth Championship pada 2-5 Juli 2026.
Dalam turnamen tersebut, Sakhi turun pada kategori Recurve Under 15 Men jarak 30 meter dan berhasil menempati posisi ketiga dari 25 peserta pada babak kualifikasi.
Kompetisi tersebut diikuti atlet dari berbagai negara, antara lain Singapura, Filipina, Laos, Malaysia, Chinese Taipei, dan Indonesia.
Rangkaian prestasi tersebut menjadi catatan positif bagi Sakhi dalam mengembangkan kemampuan dan pengalaman bertanding di cabang olahraga panahan.
Keberhasilannya meraih empat medali pada Jakarta Series 2 Tahun 2026, setelah sebelumnya mengoleksi dua emas di Jakarta Series Open 1 dan menempati posisi ketiga pada kompetisi di Singapura, menunjukkan kiprah Sakhi sebagai salah satu atlet junior DKI Jakarta yang terus berkembang.
Sakhi mengaku sangat senang dan bersyukur denga prestasi yang sudah ditorehkan di kompetisi Panahan Jakarta Series 2 Tahun 2026.
"Alhamdulillah, terima kasih saya ucapkan kepada kedua orang tua, pelatih, dan teman-teman dari DAD Archery Club," imbuhnya.
Sakhi menuturkan, prestasi yang sudah diraih menjadi penyemangat untuk semakin giat berlatih dan menjuarai kompetisi selanjutnya, baik di tingkat lokal, nasional, dan internasional.
"Semoga saya nantinya juga bisa sampai di ajang Olimpiade untuk mengahrumkan nama Indonesia," tandasnya.